Ini Penyebab Harimau Sumatera Nurhaliza Mati di Medan Zoo

Selasa, 09 Januari 2024 - 09:07 WIB
loading...
Ini Penyebab Harimau...
Harimau bernama Nurhaliza alias Putri yang berusia 9 tahun dengan bobot sekitar 50 kilogram mati di Kebun Binatang Medan (Medan Zoo). Foto/Ilustrasi
A A A
MEDAN - Kebun Binatang Medan (Medan Zoo) kembali kehilangan satu koleksi individu Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae). Harimau itu bernama Nurhaliza alias Putri yang berusia 9 tahun dengan bobot sekitar 50 kilogram.

Nurhaliza ditemukan mati di Medan Zoo pada hari terakhir di tahun 2023 pada Minggu 31 Desember 2023. Setelah mendapatkan informasi kematian sang harimau, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara melakukan nekropsi (bedah bangkai).

Kepala BBKSDA Sumatera Utara, Rudianto Saragih Napitu, mengatakan sebelum ditemukan mati, Nurhaliza terakhir kali melakukan pemeriksaan kesehatan pada 14 November 2023 lalu. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya gangguan paru, nafas tersengal-sengal dan bersuara.

Baca Juga: Memilukan! Induk Gajah Sumatera Berusia 20 Tahun Tewas Ditembak Pemburu Gading

Kemudian adanya keradangan dalam gambaran darah dan peningkatan BUN yang terkorelasi dengan hasil USG (penebalan dinding pelvis renalis dan dinding vesika urinaria). Kondisi gigi juga kurang baik yang ditandai dengan penumpukan karang gigi.

”Diagnosa hasil medical check up saat itu pneumonia dan renal disease. Sebelum mengalami kematian, harimau ini terlihat lesu dan nafsu makannya turun dari satu bulan yang lalu, disertai nafas berat dan berbunyi, pergerakan lambat dan lemah serta nafas sesak dan sering muntah setelah makan,” kata Rudianto dalam keterangannya, Senin (8/1/2024).

BBKSDA Sumatera Utara telah melakukan pemantauan terhadap Lembaga Konservasi Medan Zoo sejak April 2023, dan didapatkan fakta bahwa pengelolaan satwa belum memenuhi standar pengelolaan Lembaga Konservasi.

Terutama terkait kesejahteraan hewan (animal welfare), fasilitas kandang dan tata kelola lingkungan. ”Hal ini terlihat dari kandang satwabuas yang kurang baik seperti kandang yang sudah mulai rusak dan lembab mengakibatkan penurunan kesehatan satwa,” tegasnya.

Baca Juga: 3 Harimau Sumatera Ditemukan Mati Kena Jerat di Aceh Timur

Menindaklanjuti hasil pemantauan April 2023 tersebut, BBKSDA Sumatera Utara telah memanggil manajemen Medan Zoo pada November 2023 untuk melaporkan perkembangan atas hasil monitoring tersebut.

Pada pertemuan tersebut disampaikan bahwa Manajemen Medan Zoo mengalami beberapa kendala dan kesulitan dalam operasional Medan Zoo, sehingga hal-hal yang menjadi rekomendasi Balai Besar KSDA Sumatera Utara belum mengalami kemajuan yang berarti.

BBKSDA Sumatera Utara bersama mitra telah melakukan penanganan satwa Medan Zoo. Antara lain pengecekan rutin kesehatan satwa bersama tim medis yang terdiri atas dokter hewan Balai Besar KSDA Sumatera Utara.



Praktisi dokter hewan Perhimpunan Kebun Binatang Se-Indonesia (PKBSI), dan Lembaga Konservasi (LK) di Sumatera Utara, membantu pakan satwa dan tenaga perawat satwa (keeper) sebanyak 3 orang sejak Desember 2023 dari anggota PKBSI di Sumatera Utara.

Rudianto menegaskan, upaya penyelamatan satwa Medan Zoo menjadi prioritas saat ini. Sehingga memerlukan dukungan dan perhatian dari para pihak, terutama dari Pemerintah Kota Medan.

Kondisi lingkungan yang kondusif sangat diperlukan untuk pemulihan satwa yang berada di dalam Medan Zoo.Oleh karena itu BBKSDA tetap melakukan langkah penyehatan satwa dan memperbaiki kondisi lingkungan Medan Zoo sehingga layak untuk dikunjungi.

”Pada proses penanganan satwa ini, tim medis dari berbagai lembaga/instasi yang telah bekerja keras membatu penanganan satwa di Medan Zoo. Semoga upaya ini berlangsung dengan optimal dan satwa dapat diselamatkan,” pungkasnya.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Siap-Siap! Kebun Binatang...
Siap-Siap! Kebun Binatang Bandung Siap Bertransformasi Jadi Lembaga Konservasi Kelas Dunia
Prabowo Apresiasi Penanganan...
Prabowo Apresiasi Penanganan Bencana di Sumut: Sebagian Besar Sudah Mengalami Perbaikan
Pemkot Medan Kembalikan...
Pemkot Medan Kembalikan 30 Ton Beras Bantuan dari Asing, Begini Tanggapan Mendagri
BNPB: 2 dari 18 Kabupaten/Kota...
BNPB: 2 dari 18 Kabupaten/Kota di Sumut Masih Terisolasi
BMKG Ingatkan Cuaca...
BMKG Ingatkan Cuaca Sumut Masih Dinamis: Waspada, Jangan Panik
Long Weekend Kenaikan...
Long Weekend Kenaikan Yesus, Ragunan Hadirkan Feeding Time Satwa dan Night Zoo
Kemendikdasmen Kirim...
Kemendikdasmen Kirim 17 Ribu Papan Tulis Digital ke Ratusan Sekolah di Sumut
Prabowo Tiba di Sumut...
Prabowo Tiba di Sumut usai Lawatan dari Rusia-Pakistan, Kembali Tinjau Wilayah Bencana
Rekomendasi
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
Berita Terkini
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved