Ulama dan Kiai Cirebon Sepakat Ganjar-Mahfud Mampu Memperbaiki Indonesia

Minggu, 07 Januari 2024 - 18:42 WIB
loading...
Ulama dan Kiai Cirebon...
Ulama dan kiai di Kota Cirebon menggelar diskusi Halaqah Kebangsaan Jaringan Ahlussunnah Wal Jamaah di Ponpes Daarul Ilmi, Minggu (7/1/2024). Foto/Dok. SINDOnews
A A A
CIREBON - Ulama dan kiai di Kota Cirebon menggelar diskusi Halaqah Kebangsaan Jaringan Ahlussunnah Wal Jamaah di Ponpes Daarul Ilmi. Dalam forum ini, sejumlah aspirasi terkait pemilihan pemimpin untuk masa depan Indonesia diungkapkan.

Dalam diskusi bertema Figur Kepemimpinan Nasional berbasis Ahlussunnah Wal Jamaah ini, para ulama pengasuh ponpes se-Cirebon ini memberikan pandangan mereka terkait figur pemimpin yang dianggap cocok untuk mengemban tugas besar dalam memimpin negara. Baca juga: Debat Pilpres 2024, Ganjar Tiba di TPN dengan Jaket Top Gun

Pengasuh Ponpes Benda Kerep Kota Cirebon KH Muhammad Miftah Faqih mengatakan, menyampaikan bahwa tokoh yang muncul sebagai pilihan utama adalah pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD . Para ulama sepakat bahwa paslon nomor 3 tersebut dipilih karena diyakini mampu merawat dan memperbaiki keadaan negeri.

"Tujuan halaqah ini untuk bermusyawarah mencari figur pemimpin nasional yang tepat. Dan kami tadi sepakat untuk memenangkan Pak Ganjar Pranowo dan Pak Mahfud. Kami percaya beliau bisa merawat dan memperbaiki NKRI," kata Kiai Muhammad Miftah Faqih di Ponpes Daarul Ilmi, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Minggu (7/1/2024).

Pilihan pada paslon 3 di Pilpres 2024 itu bukan hanya karena faktor kedekatan Ganjar Pranowo dengan pesantren. Keduanya dinilai mampu menangani berbagai isu, termasuk penegakan hukum dan penstabilan harga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolaborasi Bulog Cirebon...
Kolaborasi Bulog Cirebon dan Pemda Jaga Inflasi di Tengah Ketidakpastian Global
Deteksi Kesehatan Dini...
Deteksi Kesehatan Dini di Cirebon, 6 dari 10 Peserta Berisiko Tinggi
Pengacara Santriwati...
Pengacara Santriwati Korban Pencabulan di Pati Tolak Disogok Rp400 Juta untuk Cabut Laporan
Modus Kiai Ponpes Pati...
Modus Kiai Ponpes Pati Cabuli Santriwati Terungkap: Dalih Hilangkan Penyakit hingga Kekerasan
Batu Andesit Cirebon...
Batu Andesit Cirebon dan Pentingnya Peran Industri Lokal dalam PSN
Istigasah Ulama di Ciamis...
Istigasah Ulama di Ciamis Soroti Tragedi KM 50
Halaqoh Kiai Muda NU...
Halaqoh Kiai Muda NU Soroti Kepemimpinan di PBNU
Kiai NU: Penjaga Tradisi...
Kiai NU: Penjaga Tradisi atau Agen Kultural?
MUI Minta Pelaku Kekerasan...
MUI Minta Pelaku Kekerasan Seksual di Ponpes Ndolo Kusumo Diberi Hukuman Maksimal
Rekomendasi
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Berita Terkini
Perindo Sulut Rampungkan...
Perindo Sulut Rampungkan Struktur Kecamatan, Bidik 3 Kursi DPRD
Pramono Perintahkan...
Pramono Perintahkan Investigasi Kasus Pemotongan Kabel Lift JPO Lenteng Agung
Selain Resmikan RSUD,...
Selain Resmikan RSUD, Prabowo Diagendakan Menghadiri Munas Hipmi di Lampung
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter di Atas Puncak
196 Tahun Keris Kanjeng...
196 Tahun Keris Kanjeng Kiai Nogo Siluman, Pusaka Pangeran Diponegoro Simbol Kepemimpinan Tanah Jawa
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved