Relawan Ganjar-Mahfud se-Jabar Gelar Aksi Solidaritas Kasus Kekerasan di Sleman dan Boyolali

Minggu, 07 Januari 2024 - 11:16 WIB
loading...
Relawan Ganjar-Mahfud...
Ratusan relawan Ganjar-Mahfud menggelar aksi solidaritas atas kasus kekerasan terhadap relawan di Sleman, Yogyakarta dan Boyolali, Jawa Tengah. Foto/Agus Warsudi/MPI
A A A
BANDUNG - Ratusan relawan Ganjar Pranowo-Mahfud MD (Ganjar-Mahfud) menggelar aksi solidaritas atas kasus kekerasan terhadap relawan di Sleman, Yogyakarta dan Boyolali, Jawa Tengah. Aksi bertajuk 'Seribu Lilin untuk Hak Asasi Manusia, Duka Sleman dan Boyolali' itu digelar di Sekretariat Tim Pemenangan Daerah (TPD) Jabar, Jalan Pelajar Pejuang 45, Kota Bandung, Sabtu (6/1/2024) malam.

Hadir 200 ketua relawan, pendukung, dan simpatisan Ganjar-Mahfud, calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 3 se-Jawa Barat.

Dalam aksi yang digelar pukul 19.30 WIB itu, para relawan menyalakan lilin dan menggenggam setangkai bunga di tangan. Mereka berbaris di depan Sekretariat TPD Ganjar-Mahfud Jabar. Lagu Darah Juang diputar selama aksi berlangsung. Para relawan bergantian berorasi.

Para relawan mnyerukan untuk tidak gentar terhadap aksi kekerasan yang dilakukan aparat. Para relawan menilai aksi kekerasan aparat itu indikasi Orde Baru bakal bangkit kembali jika rakyat salah memilih pemimpin.

Baca Juga: Jenguk Relawan Korban Penganiayaan di Boyolali, Ganjar Sampaikan Pesan Ini

Karena itu, relawan tidak mundur sejengkal pun dan akan berjuang sekuat tenaga guna meyakinkan rakyat untuk memilih Ganjar-Mahfud. Setelah perwakilan relawan berorasi, acara ditutup dengan pembacaan puisi Wiji Tukul berjudul "Satu Kata Lawan" dan doa bersama.

Diketahui, Muhandi Mawanto (22), relawan Ganjar-Mahfud, tewas dianiaya pendukung pasangan capres-cawapres lain pada Minggu (24/12/2023) di Simpang Tiga Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta.

Sedangkan di Boyolali, Jawa Tengah, empat relawan Ganjar-Mahfud luka parah dan dirawat di rumah sakit akibat dianiaya sejumlah aparat TNI AD di depan Markas Kompi B Yonif Raider 408/SBH, Jalan Perintis Kemerdekaan, Boyolali pada Sabtu 30 Desember 2023.

Direktorat Relawan Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar-Mahfud Jabar Budi Hermansyah mengatakan, kegiatan ini merupakan aksi solidaritas nasional yang diserukan oleh Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD terhadap relawan yang menjadi korban kekerasan politik baik di Boyolali maupun Sleman.

"Terutama ada saudara kami yang meninggal di Sleman. Kami melihat bahwa ini bukan sebuah tindak kriminal kekerasan biasa. Tapi ini kekerasan politik dalam proses berdemokrasi. Ini sudah barang tentu tidak sehat dan mencedarai rasa berdemokrasi," kata Budi Hermansyah.

Para relawan Ganjar-Mahfud, ujar Budi Hermansyah, akan terus mengangkat isu ini dan akan menjadikan spirit perjuangan untuk memenangkan Ganjar-Mahfud pada Pilpres 2024.

"Kami akan menjadikan ini persoalan hukum. Itu sudah dilakukan oleh teman-teman kami di TPN dan mengadukannya ke Komnas HAM. Kenapa ke Komnas HAM, karena ini kekerasan politik, bukan kekerasan kriminal biasa," ujar Budi Hermansyah.

"Kasus kekerasan terhadap relawan Ganjar-Mahfud itu harus menjadi cambuk, kita tidak boleh takut, merasa terimidasi, apalagi menyerah. Tapi kita harus sebaliknya. Ini harus membangkitkan semangat perlawanan kita untuk memenangkan Ganjar-Mahfud di Jawa Barat," tuturnya.

Ketua pelaksana kegiatan Irfan Khairullah mengatakan, penyalaan lilin dalam aksi solidaritas ini karena simbol sebuah harapan. Pelanggaran HAM dan demokrasi akan diselesaikan oleh Ganjar-Mahfud.

"Bunga adalah simbol ibu-ibu yang kehilangan anaknya. Kalau kita bicara generasi emas, salah satu generasi emas Indonesia telah tewas dan tidak mungkin kembali nyawanya," kata Irfan Khairullah.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
Kukuhkan Pengurus Pusat...
Kukuhkan Pengurus Pusat IKA-Boy Periode 2025-2029, Didik Haryadi Persatukan Perantau Boyolali
Polisi Ungkap Pemicu...
Polisi Ungkap Pemicu 2 PRT Nekat Lompat dari Indekos di Benhil: Majikannya Sadis
Pasbata Bantu Ahmad...
Pasbata Bantu Ahmad Tri Efendi, Bocah yang Putus Sekolah demi Rawat Orang Tuanya yang Sakit
Bukber RANGER Titik...
Bukber RANGER Titik Awal Konsolidasi Lintas Generasi Dukung Pramono
REPDEM Kecam Penyiraman...
REPDEM Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
9 WNI Relawan Global...
9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Dijadwalkan Tiba di Tanah Air Minggu Sore Ini
9 WNI Relawan Global...
9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Bebas, Siap Kembali ke Tanah Air
Wakapolri Ungkap Ancaman...
Wakapolri Ungkap Ancaman Kekerasan dan Teror Modern di Era Digital
Rekomendasi
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Infografis
Daftar Pemain dan Jadwal...
Daftar Pemain dan Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved