alexametrics

2017, Kabupaten Lamongan Surplus Padi, Jagung dan Kedelai

loading...
2017, Kabupaten Lamongan Surplus Padi, Jagung dan Kedelai
Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mengalami surplus produksi padi, jagung dan kedelai (Pajale) pada 2017. Foto/SINDOnews
A+ A-
LAMONGAN - Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, mengalami surplus produksi padi, jagung dan kedelai (Pajale) pada 2017. Hal itu tidak lepas dari beberapa program unggulan yang digagas Bupati Lamongan, Fadeli dan Wakil Bupati Kartika Hidayati.

Selama tahun 2017, tiga komoditas unggulan mengalami kenakan produksi. Di antaranya, produksi padi mencapai 1.087.964 ton, jagung sebesar 571.080 ton, dan kedelei sebesar 22.498 ton.

“Keberhasilan kita adalah salah satunya dalam bidang pertanian. Sebab, terjadi kenaikan produksi komoditas unggulan pertanian meliputi padi, jagung dan kedelei (Pajale),” kata Bupati Fadeli saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Akhir Tahun Anggaran 2017 di depan anggota DPRD dalam Rapat Paripurna, Senin (26/3/2018).

Fadeli menjelaskan, keberhasilan itu tidak lepas dari beberapa program unggulan. Di antaranya, pengembangan kawasan jagung modern yang pada awalnya hanya di Desa Banyubang Kecamatan Solokuro, saat ini telah dikembangkan di 15 kecamatan. Dan, produktivitas rata-rata mencapai 10,74 ton per hektare pada kawasan inti.

“Bahkan produktivitas tertinggi ada yang mencapai 11,87 ton per hektare. Ini keberhasilan yang luar biasa yang menyebabkan, terjadi surplus jagung,” katanya.

Fadeli menambahkan, terkait pencapaian target Indokator Kinerja Utama (IKU), bahwa target yang ditetapkan juga telah tercapai. Diantaranya, pertumbuhan ekonomi tahun 2017 yang diestimasikan terealisasi sebesar 5,63 persen, Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) pekapita diestimasikan terealisasi sebesar Rp 29.350.000.

Kemudian, masih kata Fadeli, inflasi terealisasi 3,12 persen, indeks kinerja infrastruktur 77,14, indeks kualitas lingkungan hidup 64,20, presentase penduduk miskin 14,42 persen dan tingkat pengangguran terbuka 4,12 persen.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak