Pemprov DKI Imbau Warga Waspadai Cuaca Ekstrem hingga 10 Januari 2024
Jum'at, 05 Januari 2024 - 14:04 WIB
loading...
Sejumlah warga nekat melewati banjir di Jalan Kemang Utara IX, Mampang, Jakarta Selatan, Kamis (4/1/2024). FOTO/MPI/ALDHI CHANDRA
A
A
A
JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengungkap adanya potensi curah hujan tinggi hingga 10 Januari 2024. Masyarakat diminta mewaspadai cuaca ekstrem tersebut.
"Waspada cuaca ekstrem di Jabodetabek pada 3-10 Januari 2024," tulis BPBD DKI Jakarta melalui akun Instagram resminya @bpbddkijakarta, Jumat (5/1/2024).
BPBD menjelaskan, hasil analisis terkini, BMKG mengidentifikasi adanya potensi peningakatan curah hujan dalam periode sepekan ke depan di beberapa wilayah Indonesia. Kondisi tersebut dipicu oleh peningkatan aktivitas dinamika atmosfer seperti Monsun Asia Musim Dingin yang mulai menunjukkan dampaknya terhadap potensi peningkatan massa udara basah di sekitar wilayah Indonesia.
Kemudian aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) sudah mulai memasuki wilayah Indonesia dan dalam sepekan ke depan secara tidak langsung dapat memicu peningkatan potensi hujan sedang-lebat di beberapa wilayah.
"Kondisi tersebut juga diperkuat dengan adanya aktifitas gelombang Rossby di wilayah Indonesia bagian barat dan cukup bertahan hingga 5 hari ke depan," katanya.
Dengan memperhatikan kondisi dinamika atmosfer tersebut, dalam waktu sepekan ke depan (3-10 Januari 2024), perlu diwaspadai potensi hujan intensitas hingga lebat pada siang hingga menjelang malam hari di sebagian wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.
"Waspada cuaca ekstrem di Jabodetabek pada 3-10 Januari 2024," tulis BPBD DKI Jakarta melalui akun Instagram resminya @bpbddkijakarta, Jumat (5/1/2024).
BPBD menjelaskan, hasil analisis terkini, BMKG mengidentifikasi adanya potensi peningakatan curah hujan dalam periode sepekan ke depan di beberapa wilayah Indonesia. Kondisi tersebut dipicu oleh peningkatan aktivitas dinamika atmosfer seperti Monsun Asia Musim Dingin yang mulai menunjukkan dampaknya terhadap potensi peningkatan massa udara basah di sekitar wilayah Indonesia.
Kemudian aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) sudah mulai memasuki wilayah Indonesia dan dalam sepekan ke depan secara tidak langsung dapat memicu peningkatan potensi hujan sedang-lebat di beberapa wilayah.
"Kondisi tersebut juga diperkuat dengan adanya aktifitas gelombang Rossby di wilayah Indonesia bagian barat dan cukup bertahan hingga 5 hari ke depan," katanya.
Dengan memperhatikan kondisi dinamika atmosfer tersebut, dalam waktu sepekan ke depan (3-10 Januari 2024), perlu diwaspadai potensi hujan intensitas hingga lebat pada siang hingga menjelang malam hari di sebagian wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.
Lihat Juga :