alexametrics

Truk Tangki Solar Meledak di Depan Rumah, Kerugian Miliaran Rupiah

loading...
Truk Tangki Solar Meledak di Depan Rumah, Kerugian Miliaran Rupiah
Truk tangki bermuatan solar meledak di depan rumah seorang warga di Jalan Tjilik Riwut I Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Kotawaringin Barat, Kalteng. Foto/Istimewa
A+ A-
PANGKALAN BUN - Truk tangki bermuatan solar meledak di depan rumah seorang warga di Jalan Tjilik Riwut I Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, Kamis (15/3/2018) pukul 00.30 WIB. Satu unit rumah bertingkat warna hijau milik Syarif Syahrial (45) ikut tersambar api dan ludes tak tersisa.

"Yang terbakar satu unit mobil tangki (KH 9545 GH) dan satu unit rumah. Belum diketahui pasti penyebabnya kenapa truk tangki bisa meledak hebat dan terbakar. Kerugian mencapai miliaran rupiah. Tidak ada korban jiwa," ujar Kepala Dinas Damkar dan Satpol PP Kobar Majerum saat dikonfirmasi MNC Media, Kamis (15/3/2018) pagi.

Petugas damkar menurunkan lima unit pemadam kebakaran dibantu satu unit mobil pemadam kebakaran dari PT Korindo. Pukul 02.30 api berhasil dipadamkan. "Dua jam baru padam. Karena di dalam truk masih penuh BBM."

Menurut keterangan tetangga korban, setiap hari korban memang berbisnis BBM. Terkait suplai BBM dari mana itu perlu diselidiki. Sebab pada saat kejadian, minyak tanah di dalam tangki mengalir ke samping rumah dan melewati parit dan api bergerak juga ke samping rumah. "Bisa diliat di TKP, rumah tetangga di bagian belakang dinding sudah ada yang terbakar. Namun segera diselamatkan petugas damkar. Dan saat kejadian terjadi beberapa ledakan juga."

Berdasarkan keterangan pemilik truk tangki dan rumah, Syarif, yang juga agen penjualan minyak tanah dan solar, dirinya sedang menyuplai bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan minyak tanah dari mobil tangki (nopol KH 9545 GH) ke drum plastik di dalam garasi rumahnya. "Saat menyuplsi itulah, api tiba-tiba muncul dari mobil tangki. Belum diketahui apa penyebabnya tangki terbakar," ujarnya.

Saat ini di TKP sudah dipasang garis polisi untuk dilakukan penyelidikan.
(zik)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak