Tragis, Ayah Bunuh Anak Kandungnya yang Mabuk Miras dan Bikin Onar
Senin, 01 Januari 2024 - 22:35 WIB
loading...
Seorang ayah membunuh anak kandungnya yang mabuk miras dan bikin onar di Kelurahan Tambangan, Mijen, Kota Semarang, Senin (1/1/2024). Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
SEMARANG - Seorang ayah membunuh anak kandungnya di Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah pada Senin (1/1/2024). Peristiwa ini dipicu sang ayah marah kepada korban yang dalam keadaan mabuk miras (minuman keras) bikin onar dan mengancam adiknya sendiri dengan pisau.
Korban bernama Guntur Surono (22). Sementara ayahnya atau pelaku bernama Sutikno Miji (59).
Baca juga: Bersenjata Parang, Seorang Ayah di Medan Nyaris Bunuh 2 Anak Kandungnya
Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB. Korban dipukul kepalanya menggunakan kayu dan bata hebel oleh pelaku.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika Guntur alias korban pulang ke rumah dalam keadaan mabuk.
Guntur kemudian ditegur adiknya bernama Jario Winoto (18). Namun, Guntur malah tidak terima justru mengancam akan membunuh adiknya dengan menggunakan pisau.
Ulah Guntur itu terjadi di dapur. Melihat hal itu, sang ayah yang ada di sana marah dan memukul kepala korban menggunakan kayu dan bata hebel. Korban tewas di lokasi kejadian.
Korban bernama Guntur Surono (22). Sementara ayahnya atau pelaku bernama Sutikno Miji (59).
Baca juga: Bersenjata Parang, Seorang Ayah di Medan Nyaris Bunuh 2 Anak Kandungnya
Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB. Korban dipukul kepalanya menggunakan kayu dan bata hebel oleh pelaku.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika Guntur alias korban pulang ke rumah dalam keadaan mabuk.
Guntur kemudian ditegur adiknya bernama Jario Winoto (18). Namun, Guntur malah tidak terima justru mengancam akan membunuh adiknya dengan menggunakan pisau.
Ulah Guntur itu terjadi di dapur. Melihat hal itu, sang ayah yang ada di sana marah dan memukul kepala korban menggunakan kayu dan bata hebel. Korban tewas di lokasi kejadian.
Lihat Juga :