alexametrics

Ini Motif Angga Habisi Nyawa Janda Cantik

loading...
Ini Motif Angga Habisi Nyawa Janda Cantik
Tersangka Angga Saputra Tunggal (21) tega membunuh Rafina (40) karena kesal saat ditagih utang oleh korban. SINDOnews/Die Haryanto
A+ A-
LUBUK LINGGAU - Polres Lubuk Linggau terus mendalami kasus pembunuhan yang dilakukan Angga Saputra Tunggal (21) terhadap korban Rafina (40), janda cantik warga Jalan Patimura RT 04 Kelurahan Mesat Jaya, Kecamatan Lubuk Linggau Barat I, Lubuk Linggau, Sumatera Selatan. Belakangan diketahui, motif pelaku nekat menghabisi nyawa korban karena kesal ditagih utang.

Awalnya, pelaku yang merupakan honorer di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Musirawas ini mendatangi kediaman korban. Setelah beberapa saat berbincang, korban pun menanyakan soal utang pelaku kepadanya.

Namun pertanyaan itu justru memicu amarah pelaku hingga pertengkaran pun terjadi. Bahkan cekcok keduanya pun semakin memanas ketika korban berusaha untuk memukul pelaku. Saat itulah, pelaku langsung mengambil pisau yang dibawanya dan menghujamkannya ke arah punggung korban sebanyak dua kali.

Tak berhenti sampai di situ, saat korban roboh, pelaku kemudian menghujamkan pisau tersebut ke arah dada korban. Korban pun sempat memberikan perlawanan dengan berupaya merebut pisau tersebut, namun korban sekarat kehabisan darah. Ketika korban sekarat, pelaku langsung menggorok leher korban hingga nyaris putus.

Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung membersihkan pakaian dan pisau yang berlumuran. Saat akan kabur, pelaku masih sempat untuk mengambil ponsel dan notebook milik korban. "Pelaku masih kita periksa secara intensif," kata Wakapolres Lubuk Linggau Kompol Andi Kumara, Senin (13/3/2018).

Andi menegaskan, pelaku terancam dijerat pasal berlapis atas kasus tersebut. "Bisa saja dijerat dua pasal, sebab selain membunuh, pelaku juga sempat mengambil barang dikediaman korban," pungkasnya.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak