alexametrics

Kompleks Makam Gunung Jati Banjir, Wisata Ziarah Terganggu

loading...
Kompleks Makam Gunung Jati Banjir, Wisata Ziarah Terganggu
Banjir merendam lima kecamatan di Cirebon termasuk Kompleks Makam Sunan Gunung Jati. Foto/SINDOnews
A+ A-
CIREBON - Banjir yang melanda wilayah utara Kabupaten Cirebon, Jawa Barat tak hanya merendam pemukiman warga. Namun juga menggenangi hampir seluruh area parkir dan kawasan ekomoni wisata ziarah Kompleks Makam Sunan Gunung Jati, Senin (12/3/2018).

Akibatnya, para pengunjung harus berputar untuk memasuki kompleks ziarah. Kondisi ini pun melumpuhkan ekonomi para pedagang. Banjir setinggi 30 sampai 50 sentimeter menggenangi hampir seluruh area parkir kawasan wisata ziarah ini. Bahkan di beberapa titik ketinggiannya mendekati satu meter.

Selain merendam area parkir, banjir juga menggenangi pusat pertokoan dan lapak para pedagang di kompleks makam para raja pendiri Cirebon ini. “Ratusan kios yang menjual pernak-pernik ziarah dan oleh-oleh Cirebon terpaksa tutup akibat tingginya genangan. Akibatnya, ekonomi para pedagang lumpuh total,” kata Tarjo, pedagang kompleks makam Gunung Jati.



Sementara para peziarah yang datang dari berbagai daerah terpaksa harus memarkirkan kendaraannya di tepi jalur pantura. Mereka pun harus berputar dan berjalan jauh untuk memasuki kompleks makam.

“Kita berharap adanya perbaikan atau meninggikan area parkir agar para peziarah yang hendak berdoa tidak lagi kesulitan menuju lokasi karena banjir,” kata Oondy, peziarah asal Banten.

Saat ini banjir luapan sungai Condong dan sungai bondet masih merendam tujuh kecamatan di wilayah utara Cirebon. Lebih dari dua ribu rumah terendam banjir dan sebagian warganya telah dievakuasi.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak