alexametrics

Ribuan Jamaah di Malang Doakan Gus Ipul Jadi Gubernur

loading...
Ribuan Jamaah di Malang Doakan Gus Ipul Jadi Gubernur
Cagub Jatim nomor urut 2 Saifullah Yusuf saat melakukan kegiatan rutinnya menemui warga. Foto/Dok SINDOnews
A+ A-
MALANG - Calon gubernur (cagub) Jawa Timur (Jatim) nomor urut 2 Saifullah Yusuf melakukan kegiatan rutinnya mendatangi berbagai undangan dari kalangan pesantren. Kali ini, Gus Ipul, panggilan Saifullah Yusuf diundang untuk menghadiri haul KH Muhsin Syafi'i ke-XIII di Pondok Pesantren (Ponpes) Roudlotul Muhsinin Bululawang, Malang, Minggu (11/3/2018).

Disaksikan ribuan jamaah, santri, santriwati dan masyarakat, keponakan KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) ini tampak khusyuk mendengarkan wejangan dari kiai-Kiai sepuh. Ada satu pesan yang ditekankan, apa itu?

"Dulu orang mau jadi pejabat, sebelumnya dipenjara dulu. Kalau sekarang kebalik. Tapi Gus Ipul ini sudah 10 tahun jadi Wagub tidak ada masalah dia ini bersih," kata Pengasuh Pesantren Al-Amin, Kediri KH Anwar Iskandar, ketika memberikan tausiyah di hadapan ribuan jamaah.



Banyak kepala daerah saat ini yang tersandung masalah korupsi, entah itu bupati, wali kota maupun gubernur. "Maka kita doakan Gus Ipul jadi gubernur dan selalu bersih dari korupsi. Gus Ipul ini anak Kiai dan didukung Kiai-Kiai, saya yakin beliau ini orangnya bersih," ujar Kiai Anwar.

Menurut Kiai Anwar, Jumhur (Mayoritas) Kiai Sepuh di Jatim saat ini telah mendukung Gus Ipul agar menjadi Gubernur. "Jumhur ulama memilih Gus Ipul. Masak warga NU tidak percaya pilihan para ulama?," kata dia.

Hadir di pondok ini, Gus Ipul menyapa seluruh warga pondok, baik santri, santriwati hingga masyarakat sekitar yang ikut dalam haul yang diikuti ribuan orang ini. Wagub Jatim dua periode ini juga melihat-lihat aktivitas ponpes jelang haul, seperti di dapur pondok hingga melayani masyarakat yang mengajak berswafoto.

Selain ribuan jemaah, tampak hadir pula kiai-kiai sepuh di antaranya KH Zainuddin Jazuli, KH Nurul Hadi Jazuli, KH Fuad Munin Jazuli (Pengasuh Ponpes Ploso, Kediri), juga KH Anwar Iskandar (Ponpes Al-Amin Kediri).

KH Suadi, tuan rumah acara mengatakan, sebagai bagian dari para ulama pesantren, dirinya hanya mengenal calon gubernur Gus Ipul. "Gus Ipul tidak hanya jelang Pilkada ke pesantren. Saya kenal Gus Ipul ini sudah lama dan berbeda dengan calon lainnya yang hanya ke pesantren jelang Pilkada," ujarnya.

Sementara itu harapan kepada Gus Ipul juga diungkapkan KH Nurul Huda Jazuli. "Minta restunya kepada yang hadir di sini, Gus Ipul maju sebagai Calon Gubernur. Calon yang didukung dan dikehendaki mayoritas ulama dan Kiai sepuh," kata Kiai Nurul Huda.

Dalam kesempatan itu Gus Ipul mengatakan, pesantren dan Kiai adalah benteng dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sehingga menjaga pesantren adalah sebuah kewajiban. "Jika pesantren baik maka negara ini juga terjaga dengan baik. Para Kiai bagian dari kemerdekaan sehingga menjaga pesantren adalah keharusan," kata dia.

Karenannya jika terpilih menjadi gubernur, Gus Ipul mengaku akan tetap membantu dan menjaga pesantren. Salah satu caranya adalah memperbaiki infrastruktur pesantren dan meningkatkan kualitas para pengajarnya.

"Selama ini program Bosda (bantuan operasional sekolah daerah) Madin (madrasah diniyah) sudah jalan dan ini yang akan kami tingkatkan. Beasiswa untuk guru Madin yang S1 juga akan kami tingkatkan ke jenjang S2," kata dia.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak