alexametrics

Parsadaan Toga Siregar Dambakan Pemimpin Bermoral

loading...
Parsadaan Toga Siregar Dambakan Pemimpin Bermoral
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
PADANGSIDIMPUAN - Parsadaan Toga Siregar Kota Padangsidimpuan, mendambakan sosok yang akan memimpin 'Kota Salak' tersebut memiliki moralitas dan rekam jejak yang baik. Sayangnya, hingga saat ini, Parsadaan Toga Siregar belum menentukan pilihannya terhadap ketiga pasangan calon wali kota/wakil wali kota di daerah itu.

"Rekam jejak pasangan calon (paslon) wali kota/wakil wali kota sangat penting dalam menentukan arah pembangunan," ujar Ketua Parsadaan Toga Siregar (Patogar) Kota Padangsidimpuan Mukmin Saleh Siregar di Kantor PWI Tabagsel, Jalan Tapian Nauli Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, Rabu (21/2/2018).

Mukmin menilai, saat ini Kota Padangsidimpuan mengalami ragam masalah seperti maraknya narkoba, menjamurnya tempat hiburan malam dan kemaksiatan. "Jika pemimpinnya memiliki moralitas yang baik, maka ia akan terpanggil memberantas peredaran narkoba dan kemaksiatan yang mengancam masa depan kota ini," terangnya.

Laki-laki yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Tapsel itu menyebutkan, laju dan kualitas pembangunan akan semakin meningkat, karena pemimpin yang memiliki moralitas baik, tidak akan melakukan tindakan- tindakan menyalahi aturan dan prosedur yang berlaku. "Pemimpin yang punya moralitas akan melahirkan para pejabat berintegritas dan berkomitmen dalam percepatan pembangunan Padangsidimpuan di seluruh lini," terangnya.

Mukmin mengatakan, pada prinsipnya, Patogar sudah melihat rekam jejak yang baik pada diri salah satu Paslon Wali Kota/Wakil Wali Kota Padangsidimpuan. "Kita sudah lihat dan pelajari rekam jejak ketiga Paslon yang bertarung di Pilkada Sidimpuan 2018, salah satunya sangat memenuhi kriteria yang diinginkan Patogar, dalam waktu dekat akan kita sampaikan ke publik," katanya.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak