alexametrics

Pemkab Pasangkayu Gelar Musrembang Kecamatan

loading...
Pemkab Pasangkayu Gelar Musrembang Kecamatan
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan, yang digelar di halaman Kantor Camat Bambaira, Rabu (21/2/2018). Foto iNews TV/ Joni Banne T
A+ A-
PASANG KAYU - Pemerintah Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat, melalui Bappeda Litbang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan, Rabu (21/2/2018). Acara yang digelar di halaman Kantor Camat Bambaira dihadiri Kepala Bappeda Litbang Firman; Staf Khusus Bupati Bidang Hukum dan HAM Anas C Saputra; Staf Khusus Bupati Bidang Pendidikan dan Kerjasama Sudirman Sudi, sejumlah jajaran pemkab, anggota DPRD Kabupaten Pasangkayu, para kepala desa serta kepala dusun se kecamatan Bambaira.
Pemkab Pasangkayu Gelar Musrembang Kecamatan
Acara dibuka oleh Camat Bambaira, Budi Aswin dengan mengusung tema, “Mapankan Pembangunan Infrastuktur dan Daya Saing Sumber Daya Untuk Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Yang Berkualitas,".  

Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Pasangkayu Firman mengatakan, dalam dua puluh program Nawa Jiwa yang telah direncanakan oleh Pemkab Pasangkayu tidak semua dilaksanakan secara bersamaan, namun sesuai dengan target capaian dan ketersedian anggaran sesuai dengan sasarannya.

Selain membahas peningkatan infrastruktur, Kepala Bappeda ini juga menyampaikan salah satu program unggulan Pemkab Pasangkayu yakni program kembali ke sekolah.

Firman menegaskan, pentingnya anak yang putus sekolah segera kembali ke sekolah. "Saya berharap peran camat dan para kepala desa dan guru untuk mendata anak yang putus sekolah agar kedepan tak adalagi anak putus sekolah di Kabupaten Pasangkayu," katanya.  
Pemkab Pasangkayu Gelar Musrembang Kecamatan
Tak hanya itu, Kepala Bappeda ini juga berharap, kepala desa dan kepala dusun betul – betul mendata masyarakat terutama masyarakat tidak mampu, agar bisa mendapatkan kartu BPJS.

“Saya berharap  kepala desa dan kepala dusun betul – betul mendata masyarakat terutama masyarakat tidak mampu, agar bisa mendapatkan jaminan kartu BPJS, terutama yang bertugas di puskesmas agar betul – betul mendata warga yang tidak mampu," tegas Firman.

Diakhir sambutannya Firman meminta agar perencanaan pembangunan betul – betul tertata dengan baik antara OPD dan kepala desa agar perencanaan pembangunan dari atas dan dari bawah ada titik temu untuk membahas kegiatan yang akan dilakukan.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak