alexametrics

Yonif Raider 400/BR di Lebanon, Tampilkan Tari Piring dan Obati 219 Warga

loading...
Yonif Raider 400/BR di Lebanon, Tampilkan Tari Piring dan Obati 219 Warga
Danyonif Raider 400/BR Letkol Inf Arfan Johan Wihananto turun langsung dalam kegiatan Super Medical Camp di Lebanon Selatan. Foto/Dok Pendobatt
A+ A-
SEMARANG - Prajurit Yonif Raider 400/BR yang tergabung sebagai mainbody Satgas Indobatt XXIII-L menggelar kegiatan pengobatan gratis skala besar kepada warga Distrik Tulin dan sekitarnya di Lebanon Selatan.

Kegiatan yang digagas oleh Staf Cimic Indobatt ini bertempat di kantor Kepala Distrik (Baladiyah) wilayah Tulin, yang dihadiri langsung oleh Danyonif Raider 400/BR yang juga menjabat sebagai Dansatgas Indobatt XXIII-L, Letkol Inf Arfan Johan Wihananto SIP, didampingi Wadansatgas Mayor Inf Didiet Trilaksono berserta Perwira Staf.

Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Sektor Timur Unifil, Lt Col Louis Fernando Perez Amo, Kepala Distrik Tulin Mahmoud Faddel, Perwakilan dari Lebanese Armed Forces (LAF) dan tokoh-tokoh masyarakat Tulin lainnya.

"Kegiatan ini merupakan Program Cimic yang rutin dilakukan, namun untuk kegiatan Tulin Super Medical Camp ini sengaja kami buat dengan skala yang lebih besar sejalan dengan Program Lanjutan Pemerintah untuk atasi Gizi Buruk Asmat dan animo masyarakat Tulin rupanya sangat luar biasa" ujar Letkol Arfan dalam keterangan persnya kepada SINDOnews, Selasa 20 Februari 2018 malam.



Kegiatan Super Medical Camp yang disambut antusias warga Lebanon Selatan ini dibuka dengan kesenian khas Indonesia yaitu Tari Piring yang dibawakan oleh Wanita TNI Indobatt. Tercatat ada 219 warga ikut kegiatan pengobatan ini.

"Mereka datang dengan bermacam keluhan seperti demam, pilek, batuk, gangguan pernapasan, sakit mata dan sebagainya" ucap dr Sherly sebagai dokter utama dalam kegiatan ini. Tim kesehatan Indobatt menyiapkan 2 dokter dan 8 tenaga perawat.

Dalam kegiatan Super Medical Camp ini, Indobatt tidak hanya melayani pengobatan warga Tulin, juga melayani warga pengungsi dari Suriah yang berobat. Semakin siang pasien yang datang semakin banyak, sehingga membuat aktivitas Tim Kesehatan tiada hentinya.
(wib)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak