alexametrics

9 Petugas BBKSDA dan Polisi Gemetar Bertemu Harimau di Kebun Sawit

loading...
9 Petugas BBKSDA dan Polisi Gemetar Bertemu Harimau di Kebun Sawit
Harimau di Inhi, Riaul yang pernah memangsa manusia. Foto/Dokumentasi
A+ A-
INHIL - Sembilan petugas dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau dan kepolisian gemetar saat bertemu dengan harimau di hutan green belt seberang blok 68 Kebun Tembusu, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Inhil, Riau, Selasa 20 Februari 2018.

Meskipun hanya satu ekor, para petugas ketakutan karena harimau di wilayah tersebut pernah menerkam seorang karyawati perusahaan sawit bernama Jumiati (30) pada 3 Januari 2018. Harimau itu cukup lama mengawasi sembilan petugas sambil bergerak mengitari sambil mengaum dan menatap tajam.

"Saat bertemu dengan harimau itu jumlah petugas ada sembilan, terdiri dari tujuh orang dari BBKSDA dan dua orang kepolisian," ucap Kapolsek Pelangiran, Inhil Iptu M Rafi Rabu (21/2/2018).

Setelah mengelilingi tim selama hampir 2 jam dengan jarak terdekat hampir 3 meter, bahkan dalam posisi siap menyerang. Akhirnya harimau tersebut, pergi dan menghilang di kerimbunan hutan setelah melihat ada petugas lain yang datang.

"Saat kejadian sebenarnya petugas membawa senjata api, namun tidak mungkin menembak karena harimau adalah satwa yang dilindungi," tambah Paur Humas Polres Inhil, Ipda Heriman Putra.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak