alexametrics

Peduli Pendidikan

Dodi Reza Janjikan Seragam dan Alat Tulis Gratis untuk Siswa Sumsel

loading...
Dodi Reza Janjikan Seragam dan Alat Tulis Gratis untuk Siswa Sumsel
Calon Gubernur Sumatera Selatan Dodi Reza Alex Noerdin saat blusukan ke Desa Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Foto SINDOnews/Die H
A+ A-
KAYUAGUNG - Di hari kedua masa kampanyenya, Calon Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Dodi Reza Alex Noerdin melakukan blusukan ke sejumlah daerah. Hal itu dilakukan guna mendengar langsung yang menjadi keluhan masyarakat selama ini.

Seperti yang dilakukannya di Desa Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (20/2/2018). Bersama rombongan, Dodi pun menuju pasar pagi tradisional di Desa Pedamaran.

Tampil mengenakan kemeja berwarna biru dengan lengan digulung, Presiden Klub Sriwijaya FC menyambangi warung kopi dan berbaur bersama masyarakat sembari berdialog ringan.

"Kita sama-sama berjuang untuk Sumsel. Insya Allah sejumlah program sudah saya siapkan. Salah satunya program seragam dan alat tulis gratis untuk siswa yang kini diterapkan di Musi Banyuasin (Muba), bisa diterapkan juga di seluruh Kabupaten/Kota di Sumsel," ujar Dodi dihadapan ratusan warga Desa Pedamaran.

Menurutnya, program sekolah gratis selama ini sudah berjalan baik. Kedepan jika dirinya menjadi Gubernur, Dodi berjanji akan melengkapi apa yang menjadi kekurangan dalam program tersebut.

"Yang pasti harus dilengkapi. Di Muba, program seragam dan alat tulis gratis ini sudah ditujukan untuk siswa jenjang SD-SMP sederajat. Ini bentuk kepedulian kita terhadap pendidikan," ungkapnya.

Usai menyambangi warung kopi tersebut, Dodi pun mulai menyusuri pasar pagi Desa Pedamaran. Satu persatu pedagang disapanya dengan ramah. Tak ayal, kedatangan Dodi tersebut pun membuat heboh masyarakat. Bahkan, beberapa pedagang pun nekat mengajak Dodi untuk berfoto selfie sebagai kenang-kenangan.

"Pokoknyo aku nak befoto dengan pak Dodi, ini pertamo kali ketemu biasonyo nonton di Televisi tulah. Jelas kami dukung pak Dodi jadi Gubernur," kata Sutris (51), salah satu pedagang di pasar pagi Pedamaran.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak