alexametrics

IPI Kalbar Diminta Jaga Kondusivitas Pilkada Serentak 2018

loading...
IPI Kalbar Diminta Jaga Kondusivitas Pilkada Serentak 2018
Pelantikan Pengurus DPW-DPC IPI Se-Kalimantan Barat periode 2016-2021 berlangsung sukses di Pontianak, kemarin. Foto/Vitrianda Hilba Siregar
A+ A-
PONTIANAK - Pejabat Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Dody Ryadmadji meminta Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Wilayah Kalbar bersama elemen lainnya dapat menjaga kondusivitas menjelang dan saat pelaksanaan Pilkada Serentak, Juni 2018 mendatang.
Dody mengatakan, sejatinya IPI mempunyai peran mensukseskan pesta demokrasi tersebut. Caranya, minimal dengan mendorong agar masyarakat menggunakan hak pilihnya

Hal ini dikatakan Dody saat menghadiri Pelantikan Pengurus DPW-DPC IPI Se-Kalimantan Barat periode 2016-2021 di Pontianak, Sabtu malam (20/1/2018) di Pontianak.

"IPI juga mempunyai peranan sebagai pihak yang memiliki kontribusi nyata bagi pembangunan maupun kemajuan khususnya di wilayah Kalimantan Barat. Salah satunya dengan berpartisipasi dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas," kata Dody dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Minggu pagi (21/1/2018).



Dody menjelaskan, pentingnya menjaga demokrasi yang berkualitas tentu dengan cara mendorong masyarakat agar bisa menggunakan hak pilihnya serta menjaga kedamaian. IPI diharapkan mampu menjaga solidaritas umat di seluruh Indonesia sehingga tercipta suasana aman, nyaman, dan damai dalam bermasyarakat maupun bernegara.

Di tempat sama, Ketua Umum DPP IPI KH Zaini Ahmad mengaku bangga IPI sudah berkibar di Kalimantan Barat. Tujuan dibentuknya IPI adalah untuk mendorong agar pesantren bisa berkembang maju dan mandiri.

Lahirnya IPI diharapkan perannya untuk meningkatkan kualitas santri. Di antaranya di bidang pendidikan, ekonomi maupun pengembangan teknologi informasi.

"Di bidang pendidikan kita sudah ada kerja sama dengan PLN untuk beasiswa bagi santri yang ingin melanjutkan kuliah hingga jenjang S1. Kami juga sudah bekerja sama dengan BUMN terkait cetak Al-Quran, kemudian pengembangan wisata oleh santri, hingga digital pesantren yang kami terapkan nantinya di seluruh Indonesia," katanya.

Proses pelantikan yang berakhir hingga hampir tengah malam itu, juga dihadiri Kakanwil Kementerian Agama serta Kapolda Kalimantan Barat. "IPI, khususnya di Kalbar harus mampu menjadi perekat umat menuju Indonesia yang adil dan makmur," katanya.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak