alexametrics

Lepas Petugas PPDP, Risma Tekankan Pentingnya Kecermatan Saat Mencoklit

loading...
Lepas Petugas PPDP, Risma Tekankan Pentingnya Kecermatan Saat Mencoklit
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ikut melepas Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang akan menyambangi rumah warga dalam kegiatan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Serentak 2018. Foto/SINDOnews/Dian Ramdhani
A+ A-
SURABAYA - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ikut melepas Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang akan menyambangi rumah warga dalam kegiatan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Serentak 2018.

Dalam sambutannya, berulang kali  wali kota yang akrab disapa Risma ini menekankan pentingnya kecermatan petugas PPDP dalam mencoklit. Menurut dia, kecermatan akan berpengaruh kualitas data dan pada akhirnya akan berpengaruh pada kesejahteraan dan keadilan masyarakat.

"Saya sampaikan terutama kepada seluruh panitia, tolong kita hati-hati, harus kroscek data dengan betul. Kenapa ini penting karena ini menyangkut kesejahteraan dan keadilan bagi warga Surabaya dan Jawa Timur," ujar Risma di Balai Kota Surabaya, Sabtu (20/1/2018).

Risma mengatakan, selisih data dalam kegiatan coklit bisa menjadi malapetaka, karena hal itu juga berkenaan dengan pemenuhan hak masyarakat dalam pilkada. Dia meminta kepada petugas untuk tidak sungkan bertanya dan mengklarifikasi data yang dianggap meragukan. "Kalau sempat kita ke lapangan, ke RT/RW supaya tidak ada kesalahan," tambah dia.

Risma mengajak petugas PPDP untuk bekerja keras dan ikhlas. Sebab, untuk Jawa Timur sendiri akan ada 38 juta pemilih yang berhak memberikan suaranya di 27 Juni 2018.

"Tolong lakukan ini dengan sungguh-sungguh dan serius karena ini menyangkut kesejahteraan 38 juta warga Jawa Timur. Kalau ada ketidaklengkapan tolong dikonsultasi. Mari kita niatkan ini untuk warga, mari kita lakukan dengan ikhlas. Kalau ini dilakukan dengan benar maka ini juga akan menjadi pahala," kata Risma.
(zik)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak