alexametrics

Tulis Ungkapan Hati di Medsos, Bupati Cantik Ini Banjir Simpati

loading...
Tulis Ungkapan Hati di Medsos, Bupati Cantik Ini Banjir Simpati
Pasca disanksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tjahjo Kumolo dengan menerbitkan Surat Keputusan (SK) pemberhentian sementara, Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip banjir simpati masyarakat. Koran SINDO/Cahya
A+ A-
MANADO - Pasca disanksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tjahjo Kumolo dengan menerbitkan Surat Keputusan (SK) pemberhentian sementara, Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip banjir simpati masyarakat.

Terutama ketika Sri menuliskan ungkapan hatinya dalam instagram yang terhubung ke facebook. "Bersabar, semua akan indah pada waktunya," ungkapnya, disertai foto hitam putih itu.



Sontak ungkapannya mengundang haru. Banyak yang berkomentar menguatkan agar bupati tetap semangat. Seperti yang disampaikan  Artaty Juliana Pardede. "Tetap semangat eda..," tulisnya.

Begitu pula dengan Meike Manganguwi. "Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil, tetap berharap padaNya,.........Semangat bunda,......Gbu,.......," ujarnya.

Setidaknya pernyataan bupati cantik itu mendapat 31 komentar, 218 yang menyatakan like serta dua kali dibagikan.

Bupati yang dikenal dekat dengan masyarakat ini memang tengah didera masalah. Kasusnya bermula saat teguran dari Gubernur Sulawesi Utara  Olly Dondokambey terhadap Bupati Talaud Sri Wahyumi Manalip tanggal 31 Oktober 2017.

Manalip diduga telah melanggar aturan dengan bepergian ke luar negeri tanpa izin gubernur dan Kementerian Dalam Negeri. Dari sebuah postingannya, diketahui Sri Wahyuni Manalip pergi untuk menghadiri International Visitor Leadership Program (IVLP).

Pada bulan Desember 2-17, tim Kemendagri menindaklanjuti laporan Pemprov Sulut dengan menurunkan tim investigasi dan verifikasi terhadap dugaan pelanggaran tersebut.

Kesimpulan dari tim Kemendagri, menyatakan Bupati Kepulauan Talaud dinyatakan bersalah karena kunjungannya ke luar negeri tidak mempunyai izin atasannya.

Di awal tahun 2018 putusan pun mengemuka. Dia mendapatkan sanksi dari Mendagri.
Pemberhentian sementara berdasarkan keputusan Mendagri Nomor 131.71-17 Tahun 2018 tentang pemberhentian sementara Bupati Kepulauan Talaud Provinsi Sulut.

Namun kepada sejumlah awak media, Sri Wahyuni Manalip dengan tegas menyatakan dirinya tidak melakukan pelanggaran berat.

Menurut Manalip, kepergian dirinya ke Amerika Serikat adalah untuk memenuhi undangan Kementerian Luar Negeri AS. Kehadirannya di negeri Paman Sam tersebut murni untuk belajar demi kemajuan Kabupaten Kepulauan Talaud.

Kinerjanya memang cukup baik. Dalam postingannya 14 Juli 2017 dia menyatakan prestasinya terhadap kinerja pemerintahannya.

Kata dia, predikat WTP merupakan prestasi Talaud dalam penataan administrasi keuangan yang kita raih dengan komitmen dan kerja keras. Berbarengan dengan itu Pemerintah Kabupaten Talaud terus berkomitmen untuk semakin meningkatkan pembangunan infrastruktur, ekonomi maupun pembangunan manusia.
halaman ke-1 dari 2
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak