alexa snippet

Isnandar-Ali Janji Wujudkan Sidimpuan Kota Pendidikan dan Jasa

Isnandar-Ali Janji Wujudkan Sidimpuan Kota Pendidikan dan Jasa
Muhammad Isnandar Nasution (dua dari kiri) dan Ali Pada Harahap (dua dari kanan) saat mendaftar ke KPU Kota Padangsidimpuan beberapa waktu lalu. Foto/Zia Nasution
A+ A-
PADANGSIDIMPUAN - Kota Padangsidimpuan akan menjadi kota pendidikan dan jasa terbesar di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) jika Muhammad Isnandar Nasution-Ali Pada Harahap terpilih pada Pilkada Kota Padangsidimpuan 2018.

"Kami ingin mengembalikan kejayaan pendidikan dan menjadikan Padangsidimpuan sebagai kota jasa terbesar di wilayah Tabagsel," kata Muhammad Isnandar Nasution didampingi Ali Pada di Padangsidimpuan, Sumatera Utara.

Puluhan tahun lalu, para pelajar dan mahasiswa dari Tabagsel dan Sibolga Tapteng hingga Taput banyak yang sekolah dan kuliah di Kota Padangsidimpuan. Di sektor barang dan jasa, Kota Padangsidimpuan didukung interland atau lima kabupaten kota yang dari dulu menjadikan Sidimpuan sebagai pusat perdagangan.

Masyarakat Tabagsel sekitar belum merasa puas tanpa belanja di Kota Sidimpuan, karena sudah menjadi kebiasaan atau tradisi dari dulu. "Sidimpuan ini sejak dulu sudah dikenal dengan kota barang dan jasa. Karena itu kami berdua, akan mengembalikan kejayaan dengan berbagai program yang sudah kami susun," imbuhnya.

Atas dasar itu, katanya, pusat pasar harus ditopang dengan sarana dan prasarana yang mendukung sehingga masyarakat luar Kota Padangsidimpuan yang datang bisa lebih betah berbelanja.

"Begitu pula fasilitas pendidikan harus diperbaiki sehingga masyarakat dalam dan luar Sidimpuan merasakan kenyamanan," tegasnya.

Pihaknya juga akan membuka kesempatan seluas-luasnya bagi insvestor luar daerah untuk berinvestasi di Sidimpuan. “Izin usaha akan kita permudah, agar investor bisa lebih banyak menanamkan modalnya di sini," tegasnya.

Ali Pada Harahap menambahkan, peningkatan pendidikan di Sidimpuan nantinya akan ditopang melalui penempatan siswa sesuai dengan bakat dan kemampuan masing-masing. "Para guru khususnya dosen akan diberikan bantuan biaya penelitian untuk meningkatkan kompetensinya sehingga mampu mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang andal,” jelasnya.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top