alexametrics

Pilwalkot Makassar 2018

Dukungan Perindo Sangat Berarti bagi Danny Pomanto

loading...
Dukungan Perindo Sangat Berarti bagi Danny Pomanto
Mohammad Ramdhan Pomanto yang akrab disapa Danny Pomanto. Foto/Dok SINDO
A+ A-
MAKASSAR - Calon Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto atau yang biasa disapa Danny Pomanto mengapresiasi dukungan Partai Perindo kepada dirinya dalam pertarungan Pilwalkot Makassar 2018. Menurutnya, dukungan Perindo sangat berarti untuk meraih mayoritas suara warga Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Partai Perindo telah menjadi rising star di perpolitikan Indonesia. Hasil-hasil survei saat ini, Perindo sudah menggeser beberapa seniornya," kata Danny, Jumat (12/1/2018).

Dukungan suara rakyat yang menjadi kekuatan utama pasangan calon (paslon) Danny Pomanto-Indira Mulya Sari (DIAmi), jika ditambah kekuatan mesin Partai Perindo, akan menjadi kombinasi yang kuat untuk memenangkan Pilwalkot Makassar. "Partai Perindo ini seksi dan diminati masyarakat. Saya optimistis Perindo mampu memperoleh satu fraksi di DPRD Makassar pada pemilihan legislatif (pileg)," ujarnya.

Danny menambahkan, Perindo mengambil langkah yang cerdas dan prorakyat karena mendukung dirinya maju melalui jalur perseorangan.

Dia mengaku tidak menyiapkan strategi khusus menghadapi pemilihan dalam enam bulan mendatang. Masyarakat saat ini sudah cerdas dan tidak mudah dibuai dengan janji-janji politik. Karena itu, dia mengaku akan fokus memberikan bukti hasil kerja dan tidak akan mengumbar janji yang tidak realistis. "Masyarakat Makassar sudah cerdas dalam memilih pemimpinnya."

Menurut Danny, langkahnya maju melalui jalur independen menjadi suatu fenomena baru perpolitikan demokrasi di Indonesia. "Insya Allah kami didukung suara rakyat, dengan kombinasi parpol yang prorakyat, akan menjadi kekuatan kami untuk bisa memenangkan Pilwalkot Makassar," katanya.
(zik)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak