Soroti Masalah Pendidikan di Tangsel, Caleg Perindo: Jumlah SD dan SMP Negeri Terjadi Ketimpangan
Kamis, 07 Desember 2023 - 18:57 WIB
loading...
Caleg DPRD Tangsel Dapil 5 dari Partai Perindo Bambang Pamudji dan Caleg DPRD Banten Dapil 9 Budy Tjoanda dalam Podcast Aksi Nyata Partai Perindo, Kamis (7/12/2023). Foto: Partai Perindo
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Masalah kualitas pendidikan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih menjadi pekerjaan rumah, padahal Tangsel merupakan wilayah yang dekat ibu kota. Hal tersebut disampaikan Caleg DPRD Tangsel Dapil 5 dari Partai Perindo Bambang Pamudji.
"Untuk Tangsel kualitas pendidikannya belum memadai," kata Bambang dalam diskusi Podcast Aksi Nyata Partai Perindo, Kamis (7/12/2023).
Beberapa masalah yakni terjadi ketimpangan jumlah SD dan SMP. Diketahui, jumlah SMP di Tangsel hanya sekitar 15 persen dari jumlah SD, sehingga tingkat keterserapan alumni di SD negeri dengan SMP negeri terbilang minim.
Baca juga: Rumah Aspirasi Topher, Tempat Pengobatan Gratis Perindo Tangsel Sekaligus Pendampingan Masyarakat
Dampak dari ketimpangan menyebabkan banyak orang tua wali menyekolahkan anaknya ke sekolah swasta dengan biayanya cukup mahal. Bahkan, ada siswa yang sampai putus sekolah (drop out).
"Untuk Tangsel kualitas pendidikannya belum memadai," kata Bambang dalam diskusi Podcast Aksi Nyata Partai Perindo, Kamis (7/12/2023).
Beberapa masalah yakni terjadi ketimpangan jumlah SD dan SMP. Diketahui, jumlah SMP di Tangsel hanya sekitar 15 persen dari jumlah SD, sehingga tingkat keterserapan alumni di SD negeri dengan SMP negeri terbilang minim.
Baca juga: Rumah Aspirasi Topher, Tempat Pengobatan Gratis Perindo Tangsel Sekaligus Pendampingan Masyarakat
Dampak dari ketimpangan menyebabkan banyak orang tua wali menyekolahkan anaknya ke sekolah swasta dengan biayanya cukup mahal. Bahkan, ada siswa yang sampai putus sekolah (drop out).
Lihat Juga :