alexametrics

Gerindra: Deddy Mizwar Boleh Maju, asal Jadi Pendamping Sudrajat di Pilgub Jabar

loading...
Gerindra: Deddy Mizwar Boleh Maju, asal Jadi Pendamping Sudrajat di Pilgub Jabar
Partai Gerindra membuka peluang kepada Demokrat untuk ikut berkoalisi bersama PKS dan PAN dalam memenangkan Pilgub Jabar 2018 mendatang. Foto Deddy Mizwar/SINDOnews
A+ A-
BANDUNG - Partai Gerindra membuka peluang kepada Demokrat untuk ikut berkoalisi bersama PKS dan PAN dalam memenangkan Pilgub Jabar 2018 mendatang. Namun, Gerindra memberikan syarat kepada Demokrat jika ingin ikut bergabung bersama koalisi.

"Kami tetap membuka pintu jika Demokrat akan ikut bergabung bersama koalisi. Tapi ada syaratnya," kata Mulyadi ketika dihubungi, Selasa(26/12/2017).

Dia menyebutkan, syarat yang harus dipenuhi Partai Demokrat adalah mengusung kandidatnya sebagai cawagub dan disetujui oleh partai koalisi lainnya yakni PKS dan PAN.



Sebab, kata dia, dalam koalisi yang sudah terbentuk saat ini, Gerindra telah mengusung Mayjen (Purn) Sudrajat berpasangan dengan kader PKS yang akan diumumkan Rabu, 27 Desember, 2017, besok.

"Demokrat silahkan gabung tapi tidak boleh memunculkan nama kandidat cagub. Karena, formasinya sudah diisi Gerindra yakni Pak Sudrajat dan PKS untuk Jabar 2 nya," ujar dia.

Mulyadi menyebutkan, koalisi yang sudah terbentuk bersama PKS dan PAN sudah final di tingkat DPP. Artinya, Gerindra sudah memutuskan Mayjen (Purn) Sudrajat sebagai cagub dan wakilnya diserahkan kepada parpol koalisi yakni PKS dan PAN.

"Nah, sekarang PAN tidak mengusung calon. Tinggal PKS yang akan diumumkan besok (Rabu) wakilnya. Tapi jika komunikasi PKS, PAN,dan Demokrat ingin mengusung Pak Demiz, silahkan saja namun menjadi wakilnya Pak Sudrajat," kata Mulyadi.

Mulyadi menyebutkan, komunikasi tiga parpol yakni Gerindra, PKS, dan PAN sudah dilakukan untuk mengusung pasangan calon. Keputusan komunikasi itu adalah Gerindra mencalonkan cagub dan cawagub diserahkan kepada partai koalisi yakni PKS dan PAN.

Seperti diketahui, Koalisi Jaman Now yang dibentuk Partai Demokrat, PKS, dan PAN untuk mengusung Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu maju sebagai calon gubernur Jabar 2018 terancam bubar.

Demiz yang kini hanya didukung Partai Demokrat bisa tetap maju sebagai kandidat peserta pilkada jika ingin berkoalisi bersama Gerindra, PKS, dan PAN. Namun, posisi Demiz hanya bisa menempati kursi nomor dua yakni sebagai calon wakil gubernur untuk mendampingi Sudrajat yang diusung Gerindra maju di Pilgub Jabar.

Sementara, PKS Jabar yang kemungkinan besar tetap mengusung Ahmad Syaikhu akan disandingkan bersama Mayjen Sudrajat di Pilkada Serentak 2018, nanti.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak