TNI/Polri Gerebek Pabrik Minyak Goreng Ilegal di Cileungsi Bogor

Jum'at, 01 Desember 2023 - 14:23 WIB
loading...
TNI/Polri Gerebek Pabrik...
Aparat gabungan TNI/Polri menggerebek pabrik minyak goreng ilegal di Cileungsi, Kabupaten Bogor. Foto: Dok Kodim
A A A
BOGOR - Aparat gabungan TNI/Polri mengungkap pabrik minyak goreng ilegal di Cileungsi, Kabupaten Bogor. Kasus ini telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk penyelidikan dan proses lebih lanjut.

Babinsa Koramil Cileungsi Peltu Cecep mengatakan, pengungkapan berawal dari laporan warga yang terganggu dengan aktivitas pabrik yang menimbulkan suara bising.

"Warga sekitar merasa terganggu dengan aktivitas pabrik suara bising seperti batu dilempar," ujar Cecep, Jumat (1/12/2023).

Baca juga: Pabrik Minyak Goreng Kemasan Ilegal di Tangerang Digerebek, Ribuan Botol Disita

Dia bersama anggota Intelijen Kodim langsung mendatangi lokasi pabrik. Setelah mengecek lokasi, didapati beberapa kendaraan truk kontainer berisikan batu anoda yang sedang melakukan bongkar muat.

"Saat klarifikasi berjalan pihak pengamanan pabrik melarang agar tidak memasuki gudang. Namun kami curiga dengan pihak keamanan," ucapnya.

Anggota tetap mencoba masuk dan memeriksa bagian dalam gudang. Ditemukan perlengkapan penyulingan dan penjernihan dari minyak goreng yang sudah terpakai hingga menjadi minyak goreng jernih.

"Diduga praktik ilegal pembuatan minyak goreng palsu. Barang bukti 8 ton beserta alat pembuatannya," katanya.

Kemudian, pihaknya berkoordinasi dengan Polsek Cileungsi untuk pengecekan dan pemeriksaan lebih lanjut. Setelah dicek di lokasi gudang, tidak ada pihak yang bertanggung jawab terhadap aktivitas penyulingan minyak maupun material jenis anoda. "Di lokasi hanya ada pihak keamanan saja," tambahnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Said Iqbal Blak-blakan...
Said Iqbal Blak-blakan 2.500 Buruh Pabrik Terancam PHK
Raih 3 Sertifikasi ISO,...
Raih 3 Sertifikasi ISO, Wavin Tegaskan Standar Global untuk Kualitas, Keberlanjutan, dan K3
Rekomendasi
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Rupiah Menguat, IHSG...
Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
Berita Terkini
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
3 Pengamen di Bekasi...
3 Pengamen di Bekasi Coba Bakar Rumah Warga, Sempat Ditangkap dan Diselesaikan Melalui RJ
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Infografis
AS Terus Lanjutkan Penjajahan...
AS Terus Lanjutkan Penjajahan di Suriah karena Kuasai 90% Minyak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved