alexametrics

Ditpolair Polda Kalbar Sulap Kapal Patroli Jadi Perpustakaan Apung

loading...
Ditpolair Polda Kalbar Sulap Kapal Patroli Jadi Perpustakaan Apung
Direktorat Kepolisian Perairan Polda Kalimantan Barat resmi memiliki Perpustakaan Apung yang diberi nama Perpustakaan Apung KP Batu Layang VI-3002. Foto/Istimewa
A+ A-
PONTIANAK - Direktorat Kepolisian Perairan Polda Kalimantan Barat resmi memiliki perpustakaan apung yang diberi nama Perpustakaan Apung KP Batu Layang VI-3002. Pemerintah Provinsi melalui Unit Pelayanan Perpustakaan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, menyediakan buku-buku untuk perpustakaan apung itu.

Kapolda Kalbar Brigjen Pol Didi Haryono mengingatkan pentingnya peran perpustakaan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan minat baca masyarakat pesisir pantai, khususnya di wilayah Kalimantan Barat.

"Maksud dibentuknya perpustakaan apung ini adalah bentuk partisipasi Polri untuk membantu masyarakat perairan yang sulit menjangkau ketersediaan perpustakaan umum yang jauh dari tempat tinggal mereka," ujarnya sebelum meresmikan Perpustakaan Apung KP Batu Layang VI-3002 di Pelabuhan Senghie Pontianak, Selasa (5/12/2017).



Didi menyarankan koleksi perpustakaan apung dapat ditambah dengan buku-buku yang bertema kemaritiman, astronomi dan meteorologi serta geofisika. "Karena kita kaitannya dengan air."

Mantan Wakapolda Kepri ini kembali memaparkan Perpustakaan Apung KP Batulayang ini beroperasi dengan cara mengunjungi dan mendatangi tempat atau dermaga di wilayah perairan.

"Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih mencintai buku, sehingga pada akhirnya buku dapat dijadikan teman khususnya bagi anak-anak," pungkasnya.

Ide perpustakaan apung ini bermula dari anggota-anggota Ditpolair Polda Kalbar yang melihat ketertarikan anak-anak untuk mengetahui isi kapal patroli saat berlabuh di pesisir perairan. Menurut mereka, jika hanya melihat-lihat dan berfoto-foto di dalam kapal tak ada gunanya bagi anak-anak tersebut. Peluang inilah yang kemudian memunculkan ide untuk menyulap kapal patroli menjadi perpustakaan apung.

Ide tersebut disambut baik Direktur Polair Polda Kalbar Kombes Pol Alex Fauzi Rasad. Informasi tentang kerja sama Bhayangkari Daerah Kalbar dengan Perpustakaan Provinsi Kalbar memunculkan ide untuk memohon bantuan penyediaan buku. Permohonan tersebut pun disambut baik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Tak hanya menyediakan buku, pemerintah juga melatih beberapa anggota polisi tentang manajemen perpustakaan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalbar Ignasius berterima kasih kepada Ditpolair Polda Kalbar yang telah menyediakan kapal untuk menjadi perpustakaan apung. Dengan luas wilayah pesisir perairan Kalbar dari Tanjung Dato Kabupaten Sambas sampai ke Kendawangan Kabupaten Ketapang, perpustakaan provinsi tidak mampu menjangkau seluruh masyarakat untuk melayani kebutuhan perpustakaan.

"Polisi sebagai mitra bekerja sama dengan pemerintah provinsi melayani masyarakat, termasuk memberikan pelayanan perpustakaan, agar minat baca masyarakat pesisir meningkat. Dengan menyediakan buku kepada masyarakat, ada sarananya, ada yang dibaca, barulah kita berbicara tentang angka minat baca," ujarnya.
(zik)
preload video
BERITA DAERAH LAINNYA
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak