alexametrics

Ratusan Buruh Bongkar Muat Pelabuhan Sorong Mogok Kerja

loading...
Ratusan Buruh Bongkar Muat Pelabuhan Sorong Mogok Kerja
Ratusan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Sorong menggelar aksi mogok kerja di Pelabuhan Kota Sorong, Papua Barat, Senin (4/12/2017).iNewsTV/Chanry Andrew
A+ A-
SORONG - Ratusan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Sorong menggelar aksi mogok kerja di Pelabuhan Kota Sorong, Papua Barat, Senin (4/12/2017). Dalam aksi kali ini, ada dua poin penting yang menjadi tuntutan para TKBM.

Dua tuntutan tersebut, yaitu menolak rencana revisi SKB 2 Dirjen/1 Deputi tahun 2011 tentang penataan dan pengelolaan TKBM pelabuhan. Lalu menolak revisi KM 35 tahun 2007 dan mempertahankan Koperasi TKBM sebagai satu-satunya wadah buruh TKBM di pelabuhan.

"Ketentuan ini nantinya memberi peluang bagi badan usaha lain selain koperasi Pengelola TKBM, untuk itu secara nasional kami menolak hal tersebut. Sebab, ini akan merugikan kami sebagai tenaga bongkar muat di pelabuhan," ujar Ketua DPD Serikat Pekerja Transportasi Indonesia, Yoppi Raunsai.



Tuntutan para Tenaga Bongkar Muat yang bernaung di bawah Koperasi TKBM Sorong itu, disampaikan dihadapan Pimpinan dan staf PT Pelindo IV Sorong. Sementara itu, Pjs. General Manager PT Pelindo IV Sorong, Sofyan kepada wartawan menjelaskan, pelabuhan merupakan salah satu objek vital milik negara yang harus dijaga bersama.

"Pada prinsipnya kami dari Pelindo tidak melarang aksi tersebut, hanya saja kegiatan atau operasional di pelabuhan harus tetap jalan. Kami tidak mementingkan kepentingan kelompok daripada kepentingan orang banyak," imbuh Sofyan.

Sofyan menjelaskan pihak PT Pelindo IV Sorong sebagai operator pelabuhan telah mengambil langkah-langkah dengan cara melakukan pertemuan bersama perwakilan TKBM, Perusahaan Pelayaran dan KSOP sebagai legulator. Telah disepakati bahwa aksi mogok TKBM tetap jalan, namun tidak mengorbankan kepentingan orang banyak atau kepentingan umum.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak