alexa snippet

Bus ALS Masuk Jurang, Ini Identitas Korban Tewas dan Luka Berat

Bus ALS Masuk Jurang, Ini Identitas Korban Tewas dan Luka Berat
Kapolres Tapsel AKBP M Iqbal melihat kondisi korban Bus ALS di RSUD Sipirok. Foto/MNC Media/Zia Nasution
A+ A-
SIPIROK - Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) masuk jurang di Desa Hasobe, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara (Sumut). Tiga orang tewas, empat luka berat, dan 25 luka ringan.

Ketiga korban tewas diketahui bernama Taufik, warga Suka Maju, Medan Johor, Kota Medan. Selanjutnya, Ahmad Khumafi (24), warga Pantauan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal dan Bismas Sari, warga Desa Muara Togar, Kecamatan Kota Nopan, Kabupaten Mandailing Natal.

"Rencananya akan dipulangkan semuanya hari ini ke keluarga masing-masing," ujar Kasat Lantas Polres Tapsel Muri Yasnal kepada SINDOnews, Kamis (23/11/2017).

Lebih lanjut dia mengatakan, korban yang mengalami luka berat ada empat orang. Mereka adalah Darwin Rambe (43), personel Brimob Detasemen C Sipirok, Tapsel. Selanjutnya, Winda Rangkuti (25), warga Desa Muara Tagor, Kabupaten Mandailing Natal; Harpah (50), warga  Limau Manis Pasar 15 Tanjung Morawa; dan M Safii Siregar (43), warga Jalan Denai Medan, Kota Medan.

"Untuk korban yang mengalami luka ringan ada 25 orang," katanya.

Dia mengatakan, peristiwa tersebut terjadi akibat kerusakan di bagian kemudi bus itu, sehingga sopir tidak bisa mengendalikan arahnya. Saat ini, pihak kepolisian sedang melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi di antaranya kernet bus itu. "Kami masih mencari sopirnya, karena dia kabur," tandas Kasat ketika ditemui di RSUD Sipirok.
(zik)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top