alexa snippet

BPBD KBB Tetapkan Status Siaga Bencana Enam Bulan

BPBD KBB Tetapkan Status Siaga Bencana Enam Bulan
Banyaknya kejadian bencana longsor akibat intensitas hujan yang tinggi akhir-akhir ini membuat BPBD KBB menetapkan status siaga darurat bencana selama enam bulan kedepan. Koran SINDO/Adi
A+ A-
BANDUNG BARAT - Intensitas hujan yang sangat tinggi membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menetapkan status siaga darurat bencana selama enam bulan kedepan.

Keputusan itu berdasarkan kepada surat Bupati Bandung Barat Nomor 360/Kep.646-BPBD/2017 tentang Penetapan Status Keadaan Siaga Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor di KBB.

"Status siaga darurat bencana ini berlaku selama enam bulan dari tanggal 1 November 2017 sampai 1 Mei 2018," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD KBB Dicky Maulana, Kamis (16/11/2017).

Menurutnya, status siaga darurat bencana selama enam bulan kedepan ini berdasarkan dari hasil pengamatan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Diprediksi sejumlah daerah di KBB akan mengalami intensitas curah hujan yang sangat tinggi.

"Dari 16 kecamatam hanya di Kecamatan Padalarang yang hujannya menengah, sementara di 15 kecamatan lain intensitas hujannya tinggi," ucapnya.

Dicky menyebutkan, berdasarkan data bencana kumulatif dari Januari sampai November 2017 di KBB tercatat ada sebanyak 112 kejadian longsor. Bencana kebakaran 45, angin puting beliung 41, banjir bandang 6, dan pergerakan tanah 8 kejadian. Sementara untuk kerusakan, rusak berat 119, rusak sedang 90, dan rusak ringan 154.

"Angka kejadian bencana itu tidak berbeda jauh dengan tahun-tahun sebelumnya. Hanya tahun ini ada korban jiwa meninggal satu orang, luka-luka enam, dan jumlah jiwa terdampak 1.973," pungkasnya.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top