alexa snippet

Bea Cukai Malang Bongkar Penjualan Miras Ilegal

Bea Cukai Malang Bongkar Penjualan Miras Ilegal
Inilah barang bukti miras ilegal yang diamankan petugas Bea Cukai Malang. Foto/Bea Cukai
A+ A-
MALANG - Bea Cukai Malang kembali melakukan penindakan atas barang kena cukai (BKC) ilegal dengan mengamankan puluhan botol Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA/miras) yang dijual secara ilegal di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

“Penindakan itu berawal dari informasi masyarakat yang langsung ditindaklanjuti petugas Bea Cukai Malang dengan mendatangi sebuah rumah yang diduga sebagai tempat menjual miras ilegal. Setelah dapat dipastikan, penindakan di rumah tersebut langsung dilaksanakan dan disaksikan oleh ketua RT setempat,” jelas Kepala Kantor Bea Cukai Malang, Rudy Hery Kurniawan, pada Senin (13/11/2017).

Pembongkaran miras illegal ini terjadi pada Kamis lalu (9/11/2017). Barang bukti yang diamankan antara lain, kolesom isi 620 ml kadar alkohol 19,7 % sebanyak 38 botol. Vodka isi 500 ml kadar alkohol 40 % sebanyak 9 botol. Whisky isi 350 ml kadar alkohol 43% sebanyak 12 botol.

Kemudian vodka isi 700 ml kadar alkohol 40 % sebanyak 6 botol. Vodka isi 350 ml kadar alkohol 40% sebanyak 4 botol. Brandy isi 350 ml kadar alkohol 40 % sebanyak 8 botol. Miras tersebut diduga dijual tanpa izin.

“Barang bukti beserta tersangka berinisal S, selaku penjual barang kami bawa ke kantor Bea Cukai Malang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Rudy.

Kegiatan menjual miras tanpa izin ini telah melanggar pasal 14 UU Nomor 39 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995 tentang Cukai. Pada pasal tersebut dijelaskan bahwa setiap orang yang akan menjalankan kegiatan sebagai pengusaha tempat penjualan eceran miras, wajib memiliki izin berupa Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai dari Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Atas kejadian ini, pelaku dapat dikenai sanksi administrasi berupa denda paling sedikit Rp20.000.000 dan paling banyak Rp200.000.000.
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top