alexametrics

Tabung Steam Meledak, Pengusaha Konveksi di Bandung Tewas

loading...
Tabung Steam Meledak, Pengusaha Konveksi di Bandung Tewas
Kapolsek Banjaran Kompol Susi Rachmi menunjukkan lokasi dimana tubuh korban Azis tergeletak setelah sempat terpental akibat meledaknya tabung steam berbahan gas elpiji yang disambungkan ke setrika uap. Koran SINDO/Adi H
A+ A-
BANDUNG - Sebuah tabung steam meledak dan mengakibatkan Azis (27) seorang pengusaha konveksi di Kampung Bandasari, RT03/05, Kecamatan Cangkuang, Bandung, tewas seketika, Senin (13/11/2017).Tidak hanya itu, pada peristiwa yang terjadi sekitar pukul 09.00 WIB itu juga mengakibatkan istri korban Neli (23) mengalami luka berat dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Kapolsek Banjaran Kompol Susi Rachmi mengatakan, tabung steam yang meledak itu merupakan rangkaian dari tabung gas elpiji yang disambungkan ke setrika uap.

Ledakan disinyalir karena ada kebocoran gas saat setrika itu dipakai di kediaman korban yang merupakan home industri konveksi jas almamater.



"Ledakan itu terdengar cukup keras sehingga membuat korban Azis meninggal di lokasi kejadian karena sempat terpental," timpalnya kepada wartawan, Senin (13/11/2017).

Dia mengungkapkan, kejadian berawal saat Azis sedang melakukan aktivitasnya sehari-hari yaitu sedang menyetrika baju pesanan dengan menggunakan strika uap.

Namun diduga kuat pengontrol tabung uap yang digunakan mengalami kerusakan. Akibat korban tidak mengetahui hal itu akhirnya temperatur uap melebihi batas dan tidak terkontrol sehingga terjadilah ledakan.

Akibat ledakan, rumah tempat usaha itu mengalami kerusakan sampai mencapai 70%. Sementara itu korban Neli yang merupakan istri korban mendapatkan luka bakar yang serius dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soreang oleh warga sekitar untuk mendapatkan perawatan.

Saksi mata yang juga tetangga korban, Suramto yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut mengaku, mendengar ledakan keras dari rumah korban. Saat dicek ternyata rumah korban sudah hancur dan melihat Azis dalam kondisi tergeletak. Dia pun langsung melaporkan kejadian ini kepada warga sekitar untuk memberikan pertolongan kepada para korban.

"Saat itu Azis sudah dalam kondisi meninggal dunia. Sementara tubuh Neli yang mengalami luka bakar sedang dipegang oleh ibunya yang bernama Nira," tandasnya.
(sms)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak