Siswa SMP Meninggal Usai Main Kuda Tomprok, Disdik: Pilih Permainan Tak Berisiko
Selasa, 21 November 2023 - 05:43 WIB
loading...
Disdik Kota Bekasi mengimbau pihak sekolah dan para siswa memilih permainan tidak berisiko. Foto/istimewa
A
A
A
BEKASI - Pascainsiden tewasnya seorang siswa SMPN 7 Kota Bekasi usai diduga bermain kuda tomprok, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi mengimbau guru sekolah agar memilah-milah permainan untuk anak murid. Hal itu agar kejadian serupa tidak terjadi kembali di kemudian hari.
"Kami dari Disdik Kota Bekasi sudah mengimbau kepada kepala sekolah para guru untuk memilah-milah permainan anak yang tidak berisiko, artinya tidak berbahaya," kata Sekretaris Disdik Kota Bekasi Warsim Suryana, Senin (20/11/2023).
Dia mengatakan, kejadian yang menimpa siswa SMP itu adalah musibah. Peristiwa itu terjadi pada jam istirahat ketika murid SMPN 7 Kota Bekasi hendak melaksanakan Salat Jumat.
Baca juga: Siswa SMP di Bekasi Tewas Diduga Gegara Main Kuda Tomprok
"Pak Disdik dan Pj Wali Kota sudah menyampaikan bahwa ini adalah musibah, ini adalah takdir yang tidak bisa kita hindarkan, karena jujur permainan ini saya sendiri sudah merasakan bagaimana permainan itu seperti apa, tetapi ini sekali lagi musibah," katanya.
Senada, Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Jupriono menjelaskan MA dan teman-temannya bermain kuda tomprok saat jam istirahat belajar mengajar pada Jumat, 17 November 2023. Saat bermain, korban MA disebut menjadi kuda yang menahan beban lompatan dari pemain lainnya.
Baca juga: KPAD Bekasi: Satu Siswa Trauma Temannya Meninggal Seusai Main Kuda Tomprok
"Kami dari Disdik Kota Bekasi sudah mengimbau kepada kepala sekolah para guru untuk memilah-milah permainan anak yang tidak berisiko, artinya tidak berbahaya," kata Sekretaris Disdik Kota Bekasi Warsim Suryana, Senin (20/11/2023).
Dia mengatakan, kejadian yang menimpa siswa SMP itu adalah musibah. Peristiwa itu terjadi pada jam istirahat ketika murid SMPN 7 Kota Bekasi hendak melaksanakan Salat Jumat.
Baca juga: Siswa SMP di Bekasi Tewas Diduga Gegara Main Kuda Tomprok
"Pak Disdik dan Pj Wali Kota sudah menyampaikan bahwa ini adalah musibah, ini adalah takdir yang tidak bisa kita hindarkan, karena jujur permainan ini saya sendiri sudah merasakan bagaimana permainan itu seperti apa, tetapi ini sekali lagi musibah," katanya.
Senada, Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Jupriono menjelaskan MA dan teman-temannya bermain kuda tomprok saat jam istirahat belajar mengajar pada Jumat, 17 November 2023. Saat bermain, korban MA disebut menjadi kuda yang menahan beban lompatan dari pemain lainnya.
Baca juga: KPAD Bekasi: Satu Siswa Trauma Temannya Meninggal Seusai Main Kuda Tomprok
Lihat Juga :