alexametrics

4 Wisatawan Terseret Banjir Bandang, 2 Selamat, Seorang Tewas dan Hilang

loading...
4 Wisatawan Terseret Banjir Bandang, 2 Selamat, Seorang Tewas dan Hilang
Tim SAR masih melakukan pencarian wisatawan yang hilang terseret banjir bandang saat sedang mandi di Wisata Air Umbulan di Desa Sukapura, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.Foto/Human BNPB
A+ A-
PROBOLINGGO - Sebanyak 4 wisatawan yang sedang mandi di Wisata Air Umbulan di Desa Sukapura, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, terseret banjir bandang, Minggu (5/11/2017) pukul 13.50 WIB. 2 wisatawan berhasil menyelamatkan diri setelah berpegangan pada batu, sedangkan seorang wisatawan lainnya dinyata hilang dan Tim SAR masih melakukan pencarian.

Tim SAR masih mencari satu orang yang hilang yaitu Lukman (22) warga Kelurahan Kademangan, RT 03/RW 06, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo. Seorang wisatawan lainnya, Ferdiansah (14), warga Kelurahan Kademangan, RT 03/RW 06, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Muara Sungai Pesisir pukul 19.15 WIB. Saat ini korban dibawa ke RSUD Tongas Kabupaten Probolinggo.

Jarak antara lokasi Wisata Air Umbul dengan Muara Sungai Pesisir cukup jauh karena melalui 5 kecamatan. Sedangkan 2 orang yang selamat, yaitu Zainul Arifin (24) dan Ahmad Basori (15), keduanya warga Kelurahan Kademangan, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Hujan deras di bagian hulu telah menyebabkan banjir bandang di sungai dan debit sungai dengan cepat meningkat. Pencarian akan dilanjutkan besok pagi karena kondisi gelap dan aliran sungai deras. Sungai ini memang jalur lahar dingin Gunung Bromo sewaktu erupsi.

“Kondisi cuaca saat kejadian, di sekitar wilayah Gunung Bromo seperti di Ngadisari dan sekitarnya hujan deras cukup lama sehingga terjadi peningkatan debit air sungai,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak