alexametrics

BNN Tembak Mati Bandar Sabu-Sabu Lintas Provinsi

loading...
BNN Tembak Mati Bandar Sabu-Sabu Lintas Provinsi
Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menembak mati seorang bandar sabu-sabu lintas provinsi, Bob (42), di Balecatur, Gamping, Sleman, Rabu (25/10/2017).
A+ A-
YOGYAKARTA - Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menembak mati seorang bandar sabu-sabu lintas provinsi, Bob (42), di Balecatur, Gamping, Sleman, Rabu (25/10/2017). Lelaki asal Birueun, Aceh ini, ditembak karena akan malarikan diri saat dibawa dari Jakarta melalui darat dengan alasan akan buang air kecil di dekat SPBU Balecatur, Gamping.

“Bob kepada petugas pamit kencing di semak-semak pinggir jalan dekat SPBU Balecatur pada pukul 04.30 WIB. Karena masih gelap, dimanfaatkan Bob untuk lari. Mengetahui hal tersebut, kami ambil langkah tegas menembak.” kata Kepala BNN DIY Brigjen Pol Triwarno Armojo, Rabu (25/10/2017).

Menurut Triwarno petugas menembak Bob dengan senapan otomatis laras panjang dan tembakan mengenai dada. Diperkirakan peluru yang mengenai dada lebih dari satu, menyebabkan Bob meninggal di tempat.



Penangkapan Bob berawal dari tertangkapnya pengedar sabu-sabu berinisial R warga Magelang di Yogyakarta. Saat pemeriksaan R mengatakan sabu-sabu yang diedarkan berasal dari Bob. Kemudian petugas melakukan penyelidikan dan mengetahui keberadaan Bob di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa 24 Oktober 2017 siang. Bob berada di Stasiun Gambir karena rencanannya akan pergi ke Bandung.

“Tak ingin yang dicari kabur, petugas langsung menangkap Bob dan membawanya ke Yogyakarta melalui jalan darat dengan mobil,” terang Triwarto.

Kabid pemberantasan BNN DIY AKBP Mujiana menambahkan, setiap bulan tersangka Bob ini dapat menjual sabu-sabu sebanyak 3 kg. Barang haram tersebut dipasok ke Jawa Tengah, DIY, dan Kalimantan, dengan omset per bulan lebih dari Rp4,5 miliar.

"Dari pengakuan Bob, sabu-sabu itu diambil dari Bireun, kemudian dibawa ke Jawa lewat transportasi darat, melalui Medan dan Pekanbaru. Sebagian didistribusikan ke daerah Jakarta, sebagian lagi dijual ke DIY lewat Magelang,” tambahnya.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak