alexa snippet

Bawa Sabu 3 Kg, Tiga Pengedar asal Balikpapan Diringkus di Bandara Adisutipto

Bawa Sabu 3 Kg, Tiga Pengedar asal Balikpapan Diringkus di Bandara Adisutipto
Tiga pengedar sabu sebesar 3 kg yang tertangkap di Bandara Adisutjipto diperlihatkan kepada media.Foto/KORANSINDO/Priyo setyawan
A+ A-
SLEMAN - Petugas aviation security (Avsec) Bandara internasional Adisutjipto Yogyakarta mengungkap jaringan sabu-sabu dari Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Terungkapnya jaringan ini setelah menangkap tiga warga Balikpapan, WW (22), WS (31) dan W, (21) di Terminal B keberangkatan bandara internasional Adisutjipto, pada Jumat, 20 Oktober 2017 kemarin.

“Mereka ditangkap saat akan menyelundupan sabu-sabu seberat 3 kg ke Balikpapan dari Pekanbaru melalui Bandara Adisutjipto dengan
menggunakan pesawat Sriwijaya Air SJ 230 rute Pekanbaru-Yogyakarta, Balikpapan,” kata General Manager Angkasa Pura (AP) 1 Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, Kol Pnb Agus Pandu Purnama saat memberikan keterangan soal penangkapan tiga kurir sabu-sabu asal Balikpapan di ruang Yudhistira Graha AP 1 Yogyakarta, Sabtu (21/10/2017).

Agus menjelaskan, penangkapan berawal saat petugas Avsec melakukan pemeriksaan kepada penumpang di screening check point (SCP) 2 Terminal B keberangkatan kemarin sekira pukul pukul 13.16 WIB. Ketika memeriksa WS engan walk trough metal detector (WTMD) ada yang mencurigakan.

“Atas kecurigaa itu, petugas kemudian melakukan pemeriksaan body scanning terhadap penumpang itu. Hasil body search ditemukan sabu-sabu seberat 750 gram,” ujarnya.

Petugas pun bergerak cepat dengan memeriksa rekaman CCTV bandara, dan diketahui bila WS tidak sendiri. Tak mau menunggu lama petugas menangkap dua pelaku lain."Dari tangan ketiga pelaku ini disita empat paket sabu-sabu yang 3 kg senilai Rp4,5 miliar," katanya.

Agus menuturkan, dari hasil pemeriksaan ternyata ada perbedaan identitas, tiga orang itu. Hal ini diketahui dari KTP elektronik dan SIM mereka. Alamat di KTP elektronik Malang, Jawa Timur, tetapi SIM alamatnya Balikpapan. Temuan ini dilaporkan ke Satpom AU Lanud Adisutjipto Yogyakarta dan BNN DIY.

Kabid Pemberantasan BNN DIY AKBP Mujiyana mengatakan, hasil pemeriksaan sabu-sabu itu mereka ambil dari Pekanbaru, Riau untuk diedarkan di Balikpapan. Untuk membawa ke Balikpapan, dengan mengunakan pesawat dengan rute Pekanbaru-Yogyakarta-Balikpapan.

Menurut Mujiyana sebenarnya, ada empat orang pelaku yang mencoba
menyelundupkan sabu-sabu itu ke Balikpapan, namun satu orang lainnya, yaitu wanita berinisial W juga warga Balikpapan berhasil lolos dan sekarang masih dalam pencarian.

"Mereka ini merupakan jaringan sabu-sabu Balikpapan. Sesuai dengan undang-undang pengedar sabu-sabu lebih dari 500 gram terancam hukuman mati,” ucapnya.

Tersangka pengedar sabu-sabu WS mengatakan dalam menjalankan aksinya tersebut setiap paket mendapatkan imbalan Rp13 juta. Selain penyelundupan ke Balikpapan, sebelumnya pernah menyelunduokan sabu-sabu ke Medan, melalui Palembang, pada Agustus lalu dan lolos pemeriksaan.

Danlanud Adisutjipto Yogyakarta Marsma TNI Noyan Samyoga menambahkan, penangakapan pelaku penyelundupan sabu-sabu ini bukan hanya bentuk komitmen petugas dalam memerangi narkoba, namun juga bukti ketatnya pengamanan di Bandara Internasional Adisutjipto. “Jadi kami ingatkan jangan coba-coba menyelundupkan narkoba lewat Adisutjipto,” ujarnya.
(whb)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top