alexa snippet

Miris, Jumlah Kematian Ibu dan Anak di Serang Tinggi

Miris, Jumlah Kematian Ibu dan Anak di Serang Tinggi
Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
SERANG - Angka kematian ibu dan anak di wilayah Kabupaten Serang masih tinggi. Tercatat, sebanyak 192 bayi dan 39 ibu meninggal dunia pada tahun 2017 dengan sia-sia.

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, pada tahun 2016 saja sebanyak 190 bayi dan 59 ibu meninggal dunia karna kurangnya akses dan pelayanan kesehatan. "Ini merupakan keprihatinan kita bersama," ujar Tatu kepada wartawan, Rabu (18/10/2017).

Tatu menjelaskan, penyebab tingginya kematian ibu dan anak akibat banyak faktor seperti faktor pelayanan kesehatan, perilaku dan lingkungan serta faktor geografi, sosial budaya dan ekonomi.

Untuk menekan angka tersebut, pihak ya melakukan sejumlah upaya dengan melakukan peningkatan akses kualitas pelayanan, perbaikan manajemen, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan.

Selain itu, pemenuhan sarana dan prasarana pelayanan mau pun pemenuhan SDM kesehatan, dan upaya peningkatan peran serta masyarakat agar angka kematian ibu dan anak dapat di selesaikan.

“Sehingga dapat mencegah terjadinya keterlambatan dalam penanganan kegawatdaruratan dan mencegah terjadinya kematian ibu dan bayi," jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Serang Sri Nurhayati menambahkan, penyebab kematian karena pendarahan dan paling sering terjadi karena ibu hamil yang terkena anemia.
(nag)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top