alexa snippet

Sultan HB X Enggan Tanggapi Maklumat Selamatkan Dinasti Hamengku Buwono

Sultan HB X Enggan Tanggapi Maklumat Selamatkan Dinasti Hamengku Buwono
Gubernur DIY Sri Sultan HB X. Foto/Dok SINDOnews
A+ A-
KULON PROGO - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X tidak mau menanggapi adanya dukungan dari Majelis Permufakatan Rakyat DIY yang menginginkan KGPH Hadiwinoto sebagai Sri Sultan Hamengku Buwono XI.

"Saya tidak mau nanggapi," kata Sultan di sela meresmikan Pusat Pengelolaan Teh Menoreh PTTM di Ngalihan, Desa Ngargosari, Kecamatan Samigaluh, Kulon Progo, DIY, Kamis (12/10/2017).

Sultan yang baru saja meresmikan PTTM dengan melepaskan merpati putih ini pun bergegas meninggalkan wartawan yang masih mengejarnya dan masuk ke ruang VIP untuk santap siang. Padahal, sebelumnya, Sultan cukup akomodattf menanggapi pertanyaan wartawan yang menanyakan konsep pengembangan produk lokal di Kulon Progo.

Diberitakan sebelumnya, Rabu (11/10/2017) siang, sejumlah elemen masyarakat yang menamakan diri sebagai Majelis Permufakatan Rakyat (MPR) menyerahkan Maklumat 'Selamatkan Dinasti Hamengku Buwono' kepada ahli waris Sultan HB IX.

Penyerahan maklumat dilakukan KH Abdul Muhaimin, tokoh ulama DIY yang juga ketua MPR DIY kepada putra HB IX, Gusti Bendoro Pangeran Haryo (GBPH) Cakraningrat di Ndalem Yudhanegaran, Jalan Ibu Ruswo Yogyakarta. Ndalem Yudhanegaran ini adalah tempat tinggal GBPH Yudhaningrat. Untuk diketahui, Cakraningrat maupun Yudhaningrat merupakan adik lain ibu dari Raja Yogyakarta Sri Sultan HB X.

"Kami bersama sejumlah elemen masyarakat hari ini menyampaikan aspirasi demi kelestarian Keraton Yogyakarta," kata Ketua MPR DIY KH Abdul Muhaimin didampingi sejumlah elemen masyarakat yang selama ini sering menyuarakan perlawanan terhadap wacana Raja Perempuan. (Baca juga: KGPH Hadiwonoto Diminta Jadi Sultan Hamengku Buwono XI).
(zik)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top