Urutan 10 Kota Termacet di Asia Tenggara, Pengamat Sebut Jakarta Gagal Terapkan PSBB

Kamis, 06 Agustus 2020 - 14:32 WIB
loading...
Urutan 10 Kota Termacet...
Pengamat Tata Kota Universitas Trisakti, Nirwono Joga menilai, dengan masuknya Jakarta sebagai 10 kota termacet di Asia Tenggara merupakan bukti kegagalan penerapan PSBB. Foto/SINDOnews/Isra Triansyah
A A A
JAKARTA - Pengamat Tata Kota Universitas Trisakti, Nirwono Joga menilai, dengan masuknya Jakarta sebagai 10 kota termacet di Asia Tenggara merupakan bukti kegagalan penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Nirwono mencontohkan dengan PSBB, semestinya masyarakat didorong untuk bekerja, belajar, belanja, beribadah di rumah saja. Artinya masyarakat justru disarankan untuk tetap di rumah sehingga menekan persebaran COVID-19.

“Itu artinya penggunaan kendaraan pribadi dan angkutan umum berkurang dan kemacetan lalu lintas berkurang signifikan. Hal ini sudah terbukti berhasil saat PSBB Maret-Juni lalu,” kata Nirwono, Kamis (6/8/2020). (Baca juga; DKI Jakarta Masuk 10 Besar Kota Termacet se-Asia Tenggara, Kerugian Capai Rp65 Triliun )

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan DKI Jakarta tercatat sebagai salah satu dari 10 kota termacet di Asia Tenggara. Apabila tidak segera diurai, maka akan menghambat pertumbuhan ekonomi karena menimbulkan banyak kerugian. (Baca juga; Macet Selama Pandemi, FAKTA: Tidak Seimbang Supply and Demand )

Nirwono melanjutkan, kalau pun saat ini penerapan ganjil genap diberlakukan kembali, maka kemacetan lalu lintas mulai terjadi di pagi dan sore hari karena aktvitas pekerja kantor. Justru ini menunjukkan ketidakberhasilan plaksanaan PSBB transisi. “Buktinya saat ini persebaran COVID-19 masih tinggi,” ucapnya.

Karena itu, untuk mengurangi kemacetan sekaligus menekan persebaran COVID-19, Nirwono mendorong, warga bekerja, belajar, belanja, dan beribadah dari rumah, sebagai normal baru. “Sebenarnya sudah terbukti ampuh sebagai cara atau solusi jitu membebaskan kemacetan lalu lintas dan menghilangkan polusi udara kota,” tutupnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pakai Mobil Listrik...
Pakai Mobil Listrik di Jakarta Bisa Dapat Insentif PKB 0%, Ini Ketentuannya
Progres Tol Japek II...
Progres Tol Japek II Selatan Paket 2A Capai 84%, Siap Jadi Jalur Alternatif
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bakal Bangun 11 Rusun Baru, Ini Lokasinya
Rekomendasi
Sukses Raih Best Creator...
Sukses Raih Best Creator Affiliate Tiktok 2025, Ini Strategi Yogi Firdaus Bikin Konten Review
Pengusaha Minta Transisi...
Pengusaha Minta Transisi Gubernur BI Berjalan Transparan dan Kredibel
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
Berita Terkini
Perkuat Ketahanan Bencana,...
Perkuat Ketahanan Bencana, Pertagas OEJA Gelar Kencana Si Udin di Gresik
Kemenkes Gelar Investigasi...
Kemenkes Gelar Investigasi Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
Polisi Dalami Motif...
Polisi Dalami Motif Dokter Muda Loncat dari Lantai 18 Apartemen Kalibata
Polisi Pastikan Aktivitas...
Polisi Pastikan Aktivitas Masyarakat Normal Buntut Bentrok di Menteng: TNI-Polri Tetap Siaga
Polisi Tetapkan 7 Tersangka...
Polisi Tetapkan 7 Tersangka Bentrokan Berdarah di Jalan Tambak Menteng
Puslabfor Polri Datangi...
Puslabfor Polri Datangi Klinik Mordent, Olah TKP Lanjutan Kematian Sutrimo
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved