alexa snippet

Curah Hujan Masih Tinggi, Warga Tapsel Diminta Waspada Longsor dan Banjir

Curah Hujan Masih Tinggi, Warga Tapsel Diminta Waspada Longsor dan Banjir
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) mengimbau kepada seluruh warga di lokasi longsor agar meningkatkan kewaspadaannya, mengingat curah hujan masih tinggi. iNewsTV/Zia Nasution
A+ A-
TAPANULI SELATAN - Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) mengimbau kepada seluruh warga di lokasi longsor agar meningkatkan kewaspadaannya, mengingat curah hujan masih tinggi. Camat Angkola Barat, Maruhum Hot Taufik mengatakan, untuk mengantisipasi jatuh korban jiwa, pihaknya sudah mengimbau kepada seluruh warga agar meningkatkan kewaspadaannya.

Apalagi berdasarkan imbauan pesan singkat yang diterima dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapsel, untuk beberapa hari ke depan curah hujan diperkirakan masih tinggi, sehingga tidak menutup kemungkinan akan terjadi longsor susulan.

"Saya baru saja terima pesan dari BPBD, ternyata kondisi seperti ini diperkirakan akan berlangsung beberapa hari kedepan. Untuk itu saya meminta kepada seluruh warga agar berjaga-jaga, mengingat curah hujan masih tinggi," ujarnya kepada SINDONews ketika dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (10/10/2017).

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tapsel, Ibrahim Lubis mengatakan, banjir terjadi di Kecamatan Angkola Sangkunur, tepatnya di desa Batu Godang. Akibatnya, satu rumah warga hanyut. "Rumah yang hanyut itu ditempati oleh Basiem," ujarnya kepada SINDONews.

Dia menjelaskannya, rumah tersebut dibangun di daerah bantaran sungai, sehingga ketika sungai meluap langsung menyeret rumah itu. Saat ini, BPBD Tapsel sedang melakukan pendataan terhadap kerusakan akibat longsor dan banjir tersebut.

Dia juga mengimbau kepada seluruh warga di Tapsel untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan masih tinggi. Hampir seluruh wilayah di Tapsel rawan bancana alam, sehingga sudah menjadi kewajiban pemerintah untuk mengingatkannya."Yang terpenting, jangan membangun rumah di daerah aliran sungai (DAS) dan lereng bukit," tandasnya.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top