Usai Gempa M7,2, BMKG: 23 Kali Gempa Susulan Guncang Tanimbar
Rabu, 08 November 2023 - 21:46 WIB
loading...
Sebanyak 23 kali gempa susulan mengguncang Kepulauan Tanimbar, Maluku pascagempa utama dengan kekuatan M7,2 yang terjadi, Rabu (8/11/2023) pukul 11.52 WIB. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A
A
A
KEPULAUAN TANIMBAR - Sebanyak 23 kali gempa susulan mengguncang Kepulauan Tanimbar, Maluku pascagempa utama dengan kekuatan M7,2 yang terjadi, Rabu (8/11/2023) pukul 11.52 WIB.
“Hasil monitoring BMKG untuk gempa bumi Laut Banda M7,2 pukul 11:52:53 hingga pukul 20.50 WIB menunjukkan adanya 23 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M6,8,” ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono, Rabu (8/11/2023).
Baca juga: Breaking News: Gempa M 7,2 Guncang Tanimbar!
Gempa terkini terjadi dengan kekuatan M6,8 yang berdampak dan dirasakan di daerah Banda dan Saumlaki dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).
Lebih lanjut, Daryono mengatakan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas deformasi batuan (kerak bumi) di dasar Laut Banda.
“Hasil monitoring BMKG untuk gempa bumi Laut Banda M7,2 pukul 11:52:53 hingga pukul 20.50 WIB menunjukkan adanya 23 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock) dengan magnitudo terbesar M6,8,” ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono, Rabu (8/11/2023).
Baca juga: Breaking News: Gempa M 7,2 Guncang Tanimbar!
Gempa terkini terjadi dengan kekuatan M6,8 yang berdampak dan dirasakan di daerah Banda dan Saumlaki dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).
Lebih lanjut, Daryono mengatakan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas deformasi batuan (kerak bumi) di dasar Laut Banda.
Lihat Juga :