alexametrics

6 Jam Dioperasi, Petani yang Diserang Beruang Mulai Membaik

loading...
6 Jam Dioperasi, Petani yang Diserang Beruang Mulai Membaik
Kondisi Saruli, petani asal Kabupaten Kampar, Riau, mulai membaik setelah dioperasi tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Pekanbaru.Foto/Okezone/Banda Haruddin Tanjung
A+ A-
KAMPAR - Kondisi Saruli, petani asal Kabupaten Kampar, Riau, mulai membaik setelah dioperasi tim medis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Pekanbaru. Saruli mengalami luka cukup parah di bagian kepala setelah diserang beruang saat menyadap karet bersama istrinya.

"Tadi malam tim medis melakukan tindakan operasi terhadap korban. Alhamdulillah kondisi korban sudah mulai membaik," ucap Direktur RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Nuzelly Husnedi, Kamis (5/10/2017).

Nuzeli menjelaskan, untuk penangan luka yang dialami korban pihak rumah sakit mengerahkan tim terpadu. Tim medis yang menanganinya adalah dokter spesialis bedah vaskuler (pembuluh darah), dokter spesialis mata, bedah saraf spesialis bedah leher dan tim bedah plastik .Operasi dilakukan pada bagian mata, rahang, batok kepala, dan leher.



Nuzelly menambahkan, banyak ditemukan luka, seperti mata, tulang kepala, rahang seperti bekas cakaran dan gigitan. "Operasi kita lakukan tadi malam. Operasi tim terpadu terhadap korban memakan waktu 6 jam dan semua berjalan lancar," tandasnya.

Setelah dilakukan operasi, Saruli dibawa ke ruang Intensif Care Unit (ICU) . Untuk mempercepat kesembuhan, pihak rumah sakit membatasi pengunjung yang akan membesuk. "Sekarang sudah dalam tahap pemulihan," tukasnya.

Seperti diketahui Saruli bersama istrinya Bunai (55) diserang beruang saat menyadap karet di kebunnya di Desa Teluk Paman, Kecamatan Kampar Kiri, Kampar, pada 3 Oktober 2017. Sang istri meninggal di tempat karena luka cukup parah di kepala. Saruli yang berusaha menolong sang istri ikut diserang dan mengalami luka cukup parah.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak