Pembunuhan Wanita di Apartemen Margonda Depok, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Kamis, 06 Agustus 2020 - 09:07 WIB
loading...
Pembunuhan Wanita di...
Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Azis Andriansyah mengatakan, pelaku pembunuhan wanita di apartemen Margonda Residence 5 kamar 2119 terancam hukuman mati. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
DEPOK - Kapolres Metro Depok , Kombes Pol Azis Andriansyah mengatakan, pelaku pembunuhan wanita di apartemen Margonda Residence 5 kamar 2119 terancam hukuman mati. Pelaku diketahui bernama Faiq Maulana (38), seorang pria warga Cilincing, Jakarta Utara dan ditangkap di tempat persembunyian di Bekasi.

“Alhamdulillah pelaku pembunuhan berencana ini kita tangkap dan sudah dilakukan pemeriksaan. Sementara kita sangkakan dengan Pasal 340 KUHP atau pembunuhan berencana dan Pasal 365 KUHP pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Ancaman hukuman terhadap pasal ini yaitu hukuman mati/seumur hidup,” ungkapnya, Kamis (6/8/2020). (Baca juga; Polisi Ringkus Terduga Pelaku Pembunuhan Wanita di Apartemen Margonda )

Kapolres menuturkan, pelaku Faiq Maulana ditangkap kurang dari 24 jam setelah melakukan pembunuhan terhadap Astri Oktavia (36) di kamar apartemen Margonda Residence 5 kamar 2119 pada Selasa (4/8/2020) malam. Saat ditemukan, jasad korban dalam kondisi dibekap dan ada diatas tempat tidur.

“Dari olah TKP diduga korban meninggal dunia akibat pembunuhan. Korban meninggal tidak wajar dengan beberapa luka di kepala dan ditemukan juga beberapa alat yang digunakan untuk melakukan kekerasan,” kata Azis Andriansyah. (Baca juga; Diduga Dibunuh Pacar, Arwah Janda Ini Datangi Mantan Suami Titipkan Anak )

Setelah olah TKP disimpulkan adanya peristiwa pembunuhan berencana. Hasil olah TKP ditemukan beberapa barang bukti alat-alat yang digunakan untuk kekerasan termasuk identitas diduga korban maupun pelaku. “Dari analisa alat komunikasi korban, dia memiliki hubungan dengan seseorang dan seseorang itu baru saja meninggalkan lokasi tempat kejadian perkara,” ucapnya.

Setelah dikumpulkan bukti, tim lalu melakukan pengejaran orang yang diduga melakukan tindak pidana ke beberapa lokasi. Mulai dari kos-kosan, tempat pekerjaan dan tempat tinggal. “Beberapa aktivitas pelaku dan akhirnya ditemukan di tempat pelarian nya yaitu di Bekasi, kemudian dilakukan penangkapan oleh tim,” katanya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Oditur Militer Minta...
Oditur Militer Minta Majelis Hakim Tolak Pledoi Terdakwa Kasus Pembunuhan Kacab Bank
Rekomendasi
JEC Eye Hospitals &...
JEC Eye Hospitals & Clinics Raih Marketeers OMNI Brands of the Year 2026
Australia Lolos ke 32...
Australia Lolos ke 32 Besar usai Bermain Imbang Lawan Paraguay
Jokowi Pakai Baju dan...
Jokowi Pakai Baju dan Topi Logo PSI Mulai Blusukan ke Lampung
Berita Terkini
PN Jakarta Timur Antisipasi...
PN Jakarta Timur Antisipasi Banyaknya Pendukung Dokter Tifa saat Sidang Perkara Ijazah Jokowi
Gubernur Mathius Dukung...
Gubernur Mathius Dukung Roadmap Pengelolaan Kehutanan Berkelanjutan di Papua
KPK Geledah Kantor BPK...
KPK Geledah Kantor BPK Sumsel terkait Kasus Opini WTP Muara Enim, Sejumlah Dokumen Disita
Catat! Minggu 28 Juni...
Catat! Minggu 28 Juni 2026 Tidak Ada CFD di Jalan Rasuna Said
Pramono Tegaskan Tak...
Pramono Tegaskan Tak Ada Aturan Baru Ganjil Genap
Besok Puncak HUT ke-499...
Besok Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Info Rekayasa Lalu Lintas dan Titik Parkirnya
Infografis
Ratusan Mahasiswa Asing...
Ratusan Mahasiswa Asing Berbakat Terancam Kehilangan Masa Depan di AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved