alexa snippet

4.000 Warga Cikole Gelar Ritual Hajat Lembur Ungkapkan Rasa Syukur

4.000 Warga Cikole Gelar Ritual Hajat Lembur Ungkapkan Rasa Syukur
Sejumlah warga menampilkan parade seni budaya pada kegiatan ritual adat hajat lembur yang digelar dalam rangka milangkala Desa Cikole, Kecamatan Lembang, KBB, Jawa Barat, Sabtu (16/9/2017). Foto/KORAN SINDO/Adi Haryanto B
A+ A-
BANDUNG BARAT - Sekitar 4.000 warga mengikuti ritual hajat lembur yang digelar di Desa Cikoke Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Sabtu (16/9/2017). Kegiatan yang dipusatkan di lapangan Brimob, Cikole, ini diisi dengan beragam penampilan kegiatan seni, budaya, dan parade dari para peserta.

Kepala Desa Cikole Jajang Ruhiyat mengatakan, hajat lembur ini sebagai bentuk rasa syukur kepada Sang Pencipta yang telah memberikan rejeki dari hasil bumi. Acara ini juga untuk mempertahankan seni tradisional buhun yang saat ini mulai terpinggirkan.

“Ada 4.000 warga yang ikut kegiatan hajat lembur ini sekaligus menjadikan Cikole sebagai desa pertama yang menyelenggarakan milangkala,” tuturnya.

Dia menjelaskan, Desa Cikole memiliki keistimewaan sebab dalam legenda peradaban yang pertama ada di dataran sunda adalah Cikole. Nama Cikole diambil nama cau (pisang) kole yang akhirnya menjadi Cikole. Hal itulah yang membuat pada ritual adat dilakukan kawin cai (nikah air) dari empat penjuru mata air yang kemudian dipergunakan untuk menyiram pohon pisang.

“Itulah sebabnya kenapa air yang merupakan sumber kehidupan dan pohon pisang di Cikole memiliki sejarah panjang dan hubungan emosional yang sangat kuat,” imbuhnya.

Ke depan, pihaknya akan menyiapkan Desa Cikole sebagai destinasi wisata. Untuk itu, kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) akan dikuatkan supaya warga Cikole tidak hanya menjadi penonton. Saat ini, sekitar 1.500 warga Cikole telah bermata pencaharian sebagai pedagang di tempat-tempat wisata. “Ke depan, mereka harus bukan lagi pekerja, tapi menjadi pengusaha pariwisata,” tandasnya.

Bupati Bandung Barat Abubakar yang hadir pada acara ini berharap Desa Cikole bisa terus berkembang sesuai dengan potensinya. Sebab, Cikole merupakan daerah yang paling tua dan memiliki keterikatan yang sangat kuat dengan Gunung Tangkuban Perahu. “Masyarakat Cikole harus merasakan kebangkitan ekonomi dari perkembangan wilayahnya,” kata dia.
(mcm)
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top