alexametrics

Bentrok Dua Kelompok Pemuda, Satu Tewas Kena Sabet Parang di Kepala

loading...
Bentrok Dua Kelompok Pemuda, Satu Tewas Kena Sabet Parang di Kepala
Andika Mandong (18), warga Ternate Tanjung Lingkungan II tewas setelah kepalanya kena tebas parang oleh Vicky alias VK (22), saat bentrok dua kelompok pemuda di Kelurahan Ternate Tanjung, Kecamatan Singkil, Manado, Minggu (10/9/2017).Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
MANADO - Andika Mandong (18), warga Ternate Tanjung Lingkungan II tewas setelah kepalanya kena tebas parang oleh Vicky alias VK (22), saat bentrok dua kelompok pemuda di Kelurahan Ternate Tanjung, Kecamatan Singkil, Manado, Minggu (10/9/2017) sekitar Pukul 02.15 Wita.

Seorang remaja lain, berinisial IO (26) kaki kanannya putus setelah ditebas parang oleh Vicky. Beruntung nyawa OI masih diselamatkan dan dirawat di Rumah Sakit (RS) Sitti Maryam Tuminting. Sedangkan Andika tewas saat dilarikan ke RSUP Kandou Manado karena kehabisan darah akibat luka sabetan parang di kepala.

Kasubag Humas Polresta Manado AKP Rolly Sahelangi membenarkan adanya kasus tersebut. "Untuk saat ini pelaku sedang dalam pengejaran pihak kepolisian Polresta Manado," katanya saat dikonfirmasi.



Berdasarkan informasi yang diperoleh, kejadian berawal saat seorang pemuda inisial MP (17), sedang berjalan sendiri menuju ke rumah. Dalam perjalanan MP dihadang pria JK (18) dan dipukul lehernya.

Kemudian MP melaporkan kejadian tersebut kepada teman-temannya. Spontan teman-teman MP berjumlah delapan orang mendatangi rumah Kepala Lingkungan III Dey Maramis melaporkan kejadian tersebut.

Saat berada di rumah Kepala Lingkungan tersebut, seorang remaja bernama Vicky, mengajukan pertanyaan kepada MP apakah benar melakukan pemukulan dan dijawab tidak melakukan pemukulan.

Vicki pun tidak puas dan menampar pipi bagian MP satu kali. RF (23), kakak sepupu MP tidak terima dan membalas menyerang hingga mengakibatkan keributan di dalam rumah. Petugas patroli Polsek Singkil tiba di lokasi untuk menetralisir kejadian pukul 01.30 Wita

Setengah jam kemudian, MP kembali bersama teman-temannya dan mencari Vicki ke rumahnya, namun tidak ada. Saat MP dan teman-temannya hendak pulang, Vicki bersama teman-temannya yang membawa sejata tajam menghadang .

Kelompok MP pun lari dan saat itu korban Andika Mandong terjatuh. Vicki pun dengan cepat menebas kepala Andika dengan parang, sehingga kepalanya sobek dan mengalami pendarahan. Tidak puas, Vicki kembali mengejar teman MP, yakni IO dan menebas kaki kanannya dengan parang hingga putus.

Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut membawa kedua korban ke Rumah Sakit (RS) Sitti Maryam Tuminting untuk mendapat pertolongan. Karena mengalami pendarahan serius, kedua korban dirujuk ke RSUP Kandou Manado, namun saat diperjalanan Andika Mandong tewas karena kehabisan darah.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak