Harimau Sumatera Terjerat Perangkap Babi Dievakuasi ke Suaka Margasatwa Barumun

Selasa, 24 Oktober 2023 - 20:16 WIB
loading...
Harimau Sumatera Terjerat...
Seekor harimau Sumatera dievakuasi dari Dolok Pangaribuan, Simalungun ke Suaka Margasatwa Barumun (BNWS) di Padanglawas Utara usai terjerat perangkap babi. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews
A A A
MEDAN - Seekor harimau Sumatera (panthera tigris Sumatrae) dievakuasi dari kawasan Dolok Pangaribuan di Simalungun, Sumatera Utara ke Suaka Margasatwa Barumun (BNWS) di Padanglawas Utara, Sumatera Utara.

Evakuasi dilakukan terhadap pemangsa tertinggi di hutan Sumatera Utara itu setelah harimau tersebut terkena kawat penjerat perangkap babi yang terpasang di ladang warga.

Baca juga: 2 Warga Aceh Selatan Kritis Diterkam Harimau Sumatera

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara, Rudianto Saragih, mengatakan awalnya petugas mendapatkan laporan dari warga, ada harimau yang terjerat kawat penjerat babi pada Sabtu (21/10/2023).

"Setelah dapat laporan, keesokannya tim kecil kita turun ke lapangan untuk memastikan dan malamnya kita rapat sama tim besar. Karena tak bisa kita tangani kalau gak ada dokter, ahli dan kandang. Lalu Senin tim turun dan langsung mengevakuasi harimau," kata Rudianto, Selasa (24/10/2023).



Menurut Rudianto, harimau tersebut masuk ke ladang warga yang berbatasan langsung dengan hutan. Kawasan itu memang banyak ditemukan babi sehingga warga memasang kawat penjerat babi.

"Harimau masuk ke ladang warga yang berbatasan dengan hutan. Kalau kita prediksi itu, lintasan harimau, bukan habitat harimau. Cuma dari pengakuan warga, banyak hama babi di sana. Mungkin itu juga yang memancing harimau datang ke situ," sebutnya.

Baca juga: Menyeramkan! Harimau Sumatera Terekam Jalan Santai Masuk Kota Siak

Warga setempat, sambung Rudianto, sempat ketakutan ketika mendapati bahwa harimau Sumatera yang terkena kawat penjerat babi. Sebab warga setempat menyakini harimau merupakan hewan yang sakral.

"Makanya pemilik ladang itu langsung lapor dan gak menyakiti ketika mengetahui harimau yang terkena jerat babi yang dipasangnya. Masyarakat menganggap itu sakral. Yang masang jerat itu takut terkena musibah gara gara harimau yang kena jerat babi. Karena ada kearifan lokalnya kalau ganggu harimau maka bisa terkena bala," pungkasnya.

Rudianto menambahkan harimau yang diperkirakan berusia 5 tahun itu saat ini tengah mendapatkan perawatan. Jika kondisinya telah pulih, maka akan segera dilepasliarkan.

"Kondisinya masih sehat dan diobati. Kita lihat perkembangan dia dulu untuk selanjutnya dilepasliarkan. Kita tetap imbau masyarakat kalau bisa jangan pasang jerat walaupun di sana ladang mereka, karena bisa melukai satwa langka. Kalau di hutan tentu saja tidak boleh pasang jerat babi, bisa disanksi pidana," terangnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baznas RI Evakuasi Ibu...
Baznas RI Evakuasi Ibu Hamil Terjebak Banjir yang Hendak Melahirkan di Karawang
Banjir 70 Cm Terjang...
Banjir 70 Cm Terjang Kampung Kandang Cilincing, Warga Dievakuasi Pakai Perahu
Momen Haru Evakuasi...
Momen Haru Evakuasi Bayi Baru Lahir dan Ibu dari Pengungsian ke RS Adam Malik
Dramatis, Dua Prajurit...
Dramatis, Dua Prajurit Kodam 1/BB Hanyut saat Evakuasi Warga Korban Banjir Tapsel
Operasi SAR Terakhir,...
Operasi SAR Terakhir, Pencarian Korban Longsor Banjarnegara Difokuskan di Sektor C
Ajaib! Butet Menang...
Ajaib! Butet Menang Duel Lawan 3 Harimau Sumatera
Tangki Bahan Kimia Bocor...
Tangki Bahan Kimia Bocor di California, 40.000 Warga Terpaksa Mengungsi
Evakuasi Penumpang KRL...
Evakuasi Penumpang KRL Terjepit, Basarnas Potong Gerbong Kereta
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Rekomendasi
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Dembele Ukir Hat-trick...
Dembele Ukir Hat-trick Tercepat Kedua dalam Sejarah Piala Dunia
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved