alexametrics

Kesadaran Warga Rendah, Sampah Berserakan di Sepanjang Lintasan Karnaval Kemerdekaan

loading...
Kesadaran Warga Rendah, Sampah Berserakan di Sepanjang Lintasan Karnaval Kemerdekaan
Pasukan Semut memunguti sampah yang berserakan di kawasan Taman Vanda, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Sabtu (26/8/2017). Koran SINDO/Agung Bakti Sarasa
A+ A-
BANDUNG - Ribuan anggota pasukan semut harus bekerja ekstrakeras memunguti sampah yang berserakan di sepanjang lintasan arak-arakan peserta Karnaval Kemerdekaan Pesona Parahyangan di pusat Kota Bandung, Sabtu (26/8/2017). Mereka rela berkotor-kotoran di saat masyarakat antusias menyaksikan arak-arakan peserta karnaval.

Meski begitu, tak tersirat sedikit pun raut kekecewaan di wajah mereka. Sebaliknya, mereka mengaku senang karena ikut berperan menyukseskan puncak Peringatan Hari Kemerdekaan tingkat Nasional tersebut. Seorang anggota Pasukan Semut Yani Rezkiyani mengungkapkan, dia dan sekitar 50 temannya di komunitas pecinta sepeda West Baraya Bandung bergabung dengan ribuan relawan kebersihan dari berbagai komunitas.

Selama bertugas menjadi relawan kebersihan, Yani mengaku sampah yang dipungut dia dan teman-temannya cukup banyak. Bahkan, sekitar 4 jam bekerja memungut sampah, dia dibantu beberapa temannya berhasil mengumpulkan sampah hingga 5 kantong sampah besar.



"Cukup banyak karena warganya belum ada kesadaran. Banyak yang buang sampah sembarangan, padahal tempat sampah tersedia banyak," ungkap Yani ditemui saat memunguti sampah di kawasan Taman Vanda, Jalan Merdeka, Kota Bandung.

Menurut Yani, seharusnya warga tidak membuang sampah sembarangan. Terlebih, lintasan yang dilalui peserta karnaval merupakan jalan-jalan protokol yang pada hari-hari biasa harus selalu terlihat bersih. "Kalau sadar, harusnya warga tidak lamgsung membuang sampahnya di jalan, mereka bisa mengantongi sementara sampahnya di tas atau dimasukan ke saku," jelasnya.

Yani menyebutkan, sekitar 1.500 lebih relawan kebersihan yang tergabung dalam pasukan semut bekerja memunguti sampah, mulai dari Jalan Diponegoro, Ir H Djuanda, Merdeka, hingga kawasan Alun-alun, tempat arak-arakan karnaval berakhir. "Sampah yang berhasil kita kumpulkan kemudian kita simpan di TPS (tempat pembuangan sampah) sementara yang nanti akan diangkut petugas kebersihan," tandasnya.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak