alexametrics

Kabar Pelajar Dibacok Ternyata Hoax

loading...
Kabar Pelajar Dibacok Ternyata Hoax
Kabar tentang pelajar perempuan yang menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Kopo pada Rabu (23/8/2017) sekitar pukul 22.00 WIB dan viral di media sosial Instagram, ternyata bohong alias hoax.Foto/Polda Jabar
A+ A-
BANDUNG - Kabar tentang pelajar perempuan yang menjadi korban pencurian dengan kekerasan (curas) di Jalan Kopo pada Rabu (23/8/2017) sekitar pukul 22.00 WIB dan viral di media sosial Instagram, ternyata bohong alias hoax. Kepastian bahwa kabar tersebut bohong ditegaskan oleh Kasubag Humas Polrestabes Bandung Reny Martaliana, Jumat (25/8/2017).

Reny mengatakan, kepolisian telah mendapatkan konfirmasi terkait peristiwa yang sebenarnya menimpa pelajar perempuan Anggota berhasil mendapatkan bahan dan keterangan setelah mendatangi rumah korban. Dalam foto viral di medsos Instagram yang diunggah infobandungraya dan andikads10, ternyata milik korban bernama Yoseva Putri (17), warga Gang Kopsi, Jalan Cibaduyut Raya

Hasil dari pengumpulan bahan dan keterangan, kata Reny, Yoseva dan orang tuanya menyatakan bahwa luka-luka yang diderita korban murni kecelakaan lalu lintas tunggal. Yoseva mengaku saat itu dalam keadaan mengantuk sehingga saat di tikungan, korban tidak bisa menguasai kendaraannya.



Akibatnya, korban menabrak trotoar, lalu terjatuh. "Dengan keterangan yang kami peroleh, kami memastikan berita curas yang viral di medsos adalah hoax," kata Reny.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo menyatakan, setelah berita ini tersebar di media sosial, akun Instagram #infobandungraya, pihak Polsek Bojongloa Kidu mencari identitas dan mendatangi tempat tinggal korban. "Itu kecelakaan tunggal. Luka-luka yang diderita korban bukan akibat dibacok tetapi karena terjatuh dari sepeda motor," tandas Hendro.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak