alexametrics

20 Lebih Umbul-umbul Merah Putih di Kalsel Dirusak dan Dibakar

loading...
20 Lebih Umbul-umbul Merah Putih di Kalsel Dirusak dan Dibakar
Anggota TNI Kodim 1009 Pelaihari dan warga melihat lokasi ditemukannya bekas umbul-umbul dibakar di Jembatan Bayur, Desa Bajuin, Kecamatan Pelaihari, Sabtu (19/8/2017). Foto/Istimewa
A+ A-
PELAIHARI - Sebanyak lebih dari 20 umbul-umbul yang dipasang warga Desa Bajuin dan Sungai Bakar, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) dirusak. Selain dilepas dari tiangnya, warga menemukan ada bekas umbul-umbul yang dibakar.

Saat ini, polisi masih mendalami perusakan umbul-umbul tersebut. Berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan, perusakan dan pembakaran umbul-umbul itu baru diketahui warga pada Sabtu pagi (19/8/2017), sekitar pukul 06.00 Wita.

Basran, warga Desa Bajuin mengatakan, ia mengetahui ada perusakan dan pembakaran umbul-umbul itu dari dua warga yang sedang jogging. Setelah itu, dia langsung melaporkannya ke aparat desa setempat. “Pagi tadi saya diberitahu oleh Pudin dan Bukaji yang sedang jogging kalau mereka berdua melihat ada umbul-umbul yang dirusak dan dibakar,” kata Basran.



Laporan Basran ditindaklanjuti Sekretaris Desa (Sekdes) Bajuin, Amiril Hakim. Di lokasi yang ditunjukkan saksi memang ada umbul-umbul yang dicopot dan dibakar di kawasan RT 4 Desa Bajuin. “Setelah kami inventarisasi, umbul-umbul yang hilang atau dibakar ada tiga buah dari 110 yang dipasang,” kata Sekdes Bajuin.

Sementara di Desa Sungai Bakar, Kepala Desa (Kades) Sungai Bakar, Muhammad Raya mengatakan umbul-umbul yang mereka pasang juga dirusak. Pelakunya tidak diketahui. “Saya tidak tahu persis berapa jumlah umbul-umbul yang dipasang, namun yang dirusak sedikitnya ada 20 buah,” kata Muhammad Raya.

Berdasarkan data pihak desa, di RT 3 ada dua, RT 3 ada 3, RT 2 ada 14, dan RT 1 ada satu buah yang dirusak atau dilepas paksa oleh pelaku. “Tahun ini kami memang banyak memasang umbul-umbul untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI. Biasanya kami hanya memasang di sekitar kantor desa saja,” kata Sekdes Bajuin.

Perusakan dan pembakaran ini diduga terjadi pada dini hari. Hal ini mengingat warga Bajuin dan Sungai Bakar ada yang baru pulang tengah malam dari Kota Pelaihari untuk mengikuti lomba permainan tradisional balogo. “Kami yakin pelakunya melakukan aksi perusakan di atas pukul 01.00 Wita karena sebelumnya warga kami masih banyak yang baru datang dari Pelaihari,” kata Muhammad Raya.

Perusakan terhadap umbul-umbul itu sudah disampaikan kepada petugas Polres Tanah Laut yang langsung turun ke desa. Selain penyidik Polres Tala juga terlihat beberapa anggota dan Intel Kodim 1009 Pelaihari. Kapolsek Pelaihari yang juga membawahi wilayah Kecamatan Bajuin AKP Shyofiah membenarkan ada umbul-umbul yang dirusak dan dibakar. Namun sampai kemarin, pelakunya belum diketahui. “Silakan tanya di Mapolres Tanah Laut, masalah ini sudah ditangani pihak Polres,” kata Kapolsek Tanah Laut saat dihubungi melalui telepon selulernya.
(mcm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak