Memilukan, IRT Ini Curhat Ibunya Dipaksa Jadi Pasien COVID-19

Selasa, 04 Agustus 2020 - 23:12 WIB
loading...
Memilukan, IRT Ini Curhat...
Curhatan ibu rumah tangga di Kabupaten Pasuruan, melalui media sosial Facebook viral. Foto/iNews TV/Jaka Samudera
A A A
PASURUAN - Curahan hati (Curhat) seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Pasuruan , melalui media sosial Facebook, menjadi viral karena ibunya yang meninggal dunia dipaksa menjadi pasien COVID-19 di RSUD R. Soedarsono Kota Pasuruan .

(Baca juga: Anggota dan Pegawai DPRD Gresik di-Rapid Test, Ada yang Reaktif )

Dalam isi curhatan yang diunggah melalui akun Facebook, Tea Ranich tersebut, diceritakan dokter RSUD R. Soedarsono Kota Pasuruan , sempat mengancam tidak akan menangani pemeriksaan pasien sebelum keluarga pasien menandatangai pernyataan pasien positif COVID-19.

Akun Tea Ranich ini menceritakan kronologis ibunya meninggal dunia, sampai menjalani pemakaman dengan menerapkan protokol kesehatan. "Ibu saya saat itu kondisinya baik-baik saja. Hasil rapid test-nya non reaktif. Ibu saya sakitnya diabetes sejak lama," ujar pemilik aku Tea Ranich, yang bernama asli Tirani Eka Pratiwi.

Praktis curhatan memilukan dari warga Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan ini, membuat gempar warga Kota Pasuruan. Dia menyebutkan, tim medis tidak akan menangani secara medis pasien tersebut, apabila keluarganya menolak tanda tangan persetujuan pasien positif COVID-19.

(Baca juga: 11 Agustus Mulai Penyuntikan Calon Vaksin COVID-19 Asal China )

Wanita yang akrab disapa Rani ini mengaku, tidak punya niatan apa-apa saat mengunggah curhatannya ke media sosial. Dia hanya ingin menyampaikan isi hatinya saja. Namun, curhatan itu ternyata banyak direspons oleh masyarakat.

"Ibu saya belum di tes swab. Namun sudah dinyatakan positif COVID-19. Akhirnya saya meminta untuk mengambil jenazah ibu saya dan dimakamkan sendiri. Yang memakamkan semua anggota keluarga, namun mengenakan alat pelindung diri (APD). Tidak ada tim medis yang ikut memakamkan," tuturnya.

(Baca juga: Demi Dapatkan Layanan Kesehatan, Warga Pasuruan Antre Pakai Batu )

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama RSUD R. Soedarsono Kota Pasuruan , Tina Sulistayni mengatakan, tidak ada paksaan terhadap pasien dan keluarganya. Semua yang dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

"Kami tidak melakukan pemaksaan, semua penanganan didasarkan hasil pemeriksaan medis. Kami akan tindak lanjuti curhatan itu dengan komunikasi dan koordinasi bersama keluarga pasien. Sampai meninggal, pasien masih berstatus probable," tegasnya.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Sangkal Konspirasi...
Polisi Sangkal Konspirasi Kebakaran Gedung Terra Drone terkait Peta Lahan Sawit di Sumatera
Bang Jago Pasuruan Tantang...
Bang Jago Pasuruan Tantang Duel Polisi di Depan Keluarga, Akhirnya Terkapar Positif Nyabu
Ngeri! Telinga Bocah...
Ngeri! Telinga Bocah Pasuruan Putus Digigit Teman saat Mengaji
TGB Ajak Masyarakat...
TGB Ajak Masyarakat Teladani Waliullah Mbah Hamid Pasuruan
TGB Ziarah ke Makam...
TGB Ziarah ke Makam Waliullah Mbah Hamid Pasuruan
Kanwil Kemenkumham Jatim...
Kanwil Kemenkumham Jatim Bangun Lapas Terpadu di Kota Pasuruan Tahun Ini
Kota Pasuruan Resmi...
Kota Pasuruan Resmi Usung Identitas Baru: Religius Modern
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Mantan PM Ini Ungkap...
Mantan PM Ini Ungkap Demo Gen Z di Nepal sebagai Konspirasi yang Direncanakan
Rekomendasi
Sambut Konser Comeback...
Sambut Konser Comeback BTS di Busan, Kampus dan Kuil Disulap Jadi Penginapan Murah
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Isu Suap Bea Cukai, Hotman Paris: Bawa Buktimu!
JPU Tolak Seluruh Pledoi...
JPU Tolak Seluruh Pledoi Nadiem, Ada Niat Jahat dalam Kasus Chromebook
Berita Terkini
Haji Ghoni Kembali Dipercaya...
Haji Ghoni Kembali Dipercaya Pimpin Forkabi
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Bobby Nasution Dukung...
Bobby Nasution Dukung Kongres HMI ke-33 Digelar di Sumatera Utara
Aksi Pelemparan ke KRL...
Aksi Pelemparan ke KRL Masih Terjadi, KAI Commuter Ingatkan Pelaku Bisa Dipenjara 15 Tahun
Gunung Merapi Luncurkan...
Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 2.000 Meter
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, Alarm Zona Megathrust yang Terlupakan
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved