alexa snippet

Soal Pilwalkot Bandung, Nurul Arifin: Saya Tidak Ingin Jual Mahal

Soal Pilwalkot Bandung, Nurul Arifin: Saya Tidak Ingin Jual Mahal
Foto/KORAN SINDO/Yogi Pasha
A+ A-
BANDUNG - Menjelang Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Bandung, bakal calon wali kota dari Partai Golkar Nurul Arifin, terus melakukan komunikasi politik dengan sejumlah partai politik (parpol).

Nurul Arifin mengatakan, hingga Minggu kedua Agustus 2017 ini, dia sudah menemui hampir seluruh parpol. Silaturahmi dinilai menjadi penting di tengah perjuangannya merebut kursi satu Kota Bandung.

“Silaturahmi politik itu wajib karena kita tidak tahu nyangkutnya di mana. Saya juga tidak ingin jual mahal atau merasa diri seorang DPP. Wajib bagi kita (politisi) untuk membuka komunikasi,” kata Nurul di Kota Bandung Minggu (13/7/2017).

Sementara terkait wacana koalisi antara Golkar dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di 16 daerah di Indonesia, termasuk di Bandung, Nurul Arifin mengaku belum mengetahuinya. “Kami juga belum tahu apakah DPP akan memutuskan koalisi secara sungguh-sungguh, secara keseluruhan di tingkat Jawa Barat, atau bagaimana. Itu baru statement begitu saja,” kata Nurul.

Nurul mengakui belakangan ini, ada yang sedikit mengganjal dari internal Partai Golkar itu sendiri. Namun, menurut dia, itu dinamika di parpol. “Kita lihat saja pertarungannya seperti apa. Tapi yang pasti, saya sebagai kader Golkar sangat siap bertarung di Pilwalkot Bandung,” ujar dia.
(mcm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top