alexa snippet

Parah, Banjir di Kabupaten Wajo Sudah Hampir 3 Bulan

Parah, Banjir di Kabupaten Wajo Sudah Hampir 3 Bulan
Banjir yang merendam ribuan rumah di Wajo menyebabkan warga mengalami krisi air bersih. Foto/Dok/SINDOnews
A+ A-
WAJO - Ribuan rumah warga masih terendam banjir di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, akibat meluapnya Danau Tempe. Parahnya, banjir yang disebabkan hujan deras serta kiriman air kabupaten tetangga ini sudah berlangsung hampir tiga bulan.

Ketinggian air hari ini Selasa (8/8/2017) mencapai 30-150 centimeter. Banjir yang kerap berubah membuat warga korban banjir mengalami krisis air bersih. Selama banjir, bantuan air bersih belum dirasakan warga korban banjir.

Banjir yang melanda ribuan rumah di Kabupaten Wajo kerap berubah seperti pasang surut. Menurut salah seorang warga korban banjir, Baharuddin, banjir 150 cm ini masih merendam pemukiman warga. Dia mengaku bahwa membutuhkan air bersih. 

Berdasarkan informasi BPBD Wajo, selain merendam ribuan rumah di pesisir Danau Tempe, banjiir juga terjadi di Kecamatan Pitumpanua. Di daerah ini puluhan rumah rusak bahkan dua kepala keluarga mengungsi di rumah kerabat mereka.

Selain rumah rusak, jembatan trans Sulewasi di Bulete juga mengalami kerusakan. Akibatnya kemacetan terjadi hingga dua kilometer. Penyebab banjir akibat gunung longsor hingga meluber ke wilayah Kecamatan Pitumpanua.

Banjir di Pitumpanua merupakan banjir lumpur. Derita korban banjir pun mulai bermunculan. Para korban banjir baik di pesisir Danau Tempe maupun di Kecamatan Pitumpanua membutuhkan bantuan dan perhatian pemerintah.
 
(rhs)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top