alexametrics

Syahrul: Sulsel Harus Jadi Provinsi Pelopor Kasih Sayang Anak

loading...
Syahrul: Sulsel Harus Jadi Provinsi Pelopor Kasih Sayang Anak
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo menghadiri puncak peringatan Hari Anak Nasional yang mengusung tema Saya Anak Sulsel Saya Gembira di Halaman kantor Gubernur Sulsel, Kamis (3/8/2017).Foto/Agus Nyomba
A+ A-
MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo menghadiri puncak peringatan Hari Anak Nasional yang mengusung tema "Saya Anak Sulsel Saya Gembira" di Halaman kantor Gubernur Sulsel, Kamis (3/8/2017). Dalam sambutannya, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengatakan, mencintai anak merupakan panggilan nurani sekaligus sebagai ibadah.

"Anak harus disayangi dan cintai, harus hebat mulai kecil. Sebab, kehidupan bangsa dan negara besok harus lebih baik dibanding hari ini," ungkap Syahrul

Menurut Gubernur, Jika ada pejabat dan pengusaha besar yang memiliki banyak uang tetapi tidak peduli kepada anak, maka mereka termasuk orang yang berdosa menikmati bangsa ini dan tidak layak di Sulsel. "Syukuri jabatan dan materi yang diberikan, salah satunya harus memperlihatkan dedikasi dengan menyayangi anak dengan baik,” katanya.

Hadir dalam acara tersebut, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu'mang, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo, dan beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya. Acara dibuka dengan defile dan atraksi anak dari 24 kabupaten/kota se-Sulsel. Ditampilkan sejumlah permainan tradisional, seperti ma' dende, ma'goli, ma' benteng, gassing, ma'goli, dan ma' longga.

Syahrul menekankan agar semua perusahaan atau pusat bisnis memiliki fasilitas untuk anak, seperti tempat bermain maupun ruang menyusui. "Kita akan periksa mal-mal adakah tempat anak-anak, di perusahaan-perusahaan adakah tempat menyusui. Sulsel harus jadi provinsi pelopor kasih sayang anak," harapnya

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Sulsel, Andi Murlina, mengatakan, upaya pemenuhan hak dan pelindungan anak menjadi kewajiban bersama orang tua, pemerintah, lembaga masyarakat dan media.

"Saat ini jumlah anak di Sulsel mencapai sepertiga total penduduk Sulsel atau 34% yaitu 2,9 juta anak. Sebagai pewaris bangsa dan memikul tanggung jawab yang besar, negara harus menjamin dan melindungi anak agar tumbuh, berkembang dan berpartisipasi optimal," tambahnya.
(wib)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak